DPRD Samarinda Dorong Lahan Eks Bongkaran di Jalan Tarmidi Jadi RTH

kaltimes.com
6 Okt 2025
Share
Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno

Kaltimes.com – Anggota Komisi III DPRD Kota Samarinda, Jasno, mengusulkan agar lahan bekas bongkaran rumah warga di sisi Sungai Karang Mumus (SKM), tepatnya di sepanjang Jalan Tarmidi, difungsikan sebagai Ruang Terbuka Hijau (RTH). Menurutnya, kawasan yang kini telah diturap dan relatif bebas dari bangunan memiliki potensi besar untuk dikembangkan menjadi taman kota yang dapat dinikmati oleh masyarakat.

Jasno mengatakan bahwa fungsi RTH ini tidak hanya sebagai ruang publik untuk bersantai, tetapi juga bagian dari langkah normalisasi sungai yang telah dilakukan di kota tersebut. Ia menambahkan bahwa proyek turap di kawasan tersebut telah menyelesaikan konstruksi namun masih menunggu penataan lanjutan agar dapat difungsikan secara maksimal.

Menurut politisi dari Fraksi PAN ini, “Kita berharap dapat difungsikan menjadi RTH—taman wisata bagi masyarakat sehingga warga bisa menikmati sungainya. Artinya, Samarinda sudah mulai ada perbaikan mulai dari normalisasi sungai.” Ia menegaskan bahwa di kawasan tersebut tidak boleh ada bangunan baru selain fasilitas publik.

Jasno juga menyoroti manfaat sosial-ekonomi yang dapat dihasilkan dari transformasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa selain menjadi ruang hijau, kawasan ini bisa menjadi ruang berkumpul, rekreasi anak-anak, dan sekaligus membuka peluang UMK/UKM kecil untuk berjualan dengan pengaturan yang tertata dan estetis.

Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa pelibatan masyarakat dan pelaku usaha lokal harus disertai dengan regulasi yang jelas. Pedagang yang berjualan di taman harus memastikan kebersihan, estetika, serta tidak mengganggu kenyamanan pengunjung maupun lalu lintas. Mendukung pertumbuhan ekonomi dengan menjaga ruang publik tetap bersih dan tertata.

Dengan dukungan legislatif dan sinergi dengan pemerintahan kota, Jasno optimis bahwa pengembangan RTH di kawasan Jalan Tarmidi dapat menjadi contoh pembangunan publik yang sukses di Samarinda. Ke depannya, model ini bisa diaplikasikan di lokasi lain sebagai bagian dari upaya memperluas ruang terbuka hijau dan meningkatkan kualitas hidup warga kota. adv