Tren Ponsel Indonesia: Android Kuasai 90 Persen Pasar, iOS Melorot

kaltimes.com
4 Okt 2025
Share

DUA logo abadi saling bersaing di genggaman miliaran manusia. Logo robot hijau menantang logo buah tergigit yang mewah. Perangkat mana yang akan mendominasi dompet dan perhatian pengguna?

Persaingan antara Android dan iOS di Indonesia tetap ketat. Data dari Statcounter menunjukkan dominasi Android di Indonesia sulit goyah. Pangsa pasar Android konsisten berada di atas 88 persen sejak tahun 2020. Di balik dominasi stabil ini, ada dinamika menarik. iOS sempat mencatat kenaikan signifikan, sebelum akhirnya kembali menurun dalam dua tahun terakhir.

Pangsa Pasar iOS Turun ke 9,36 Persen

Data Statcounter, Pada tahun 2020, pangsa pasar iOS di Indonesia tercatat 7,62 persen. Angka tersebut meningkat dari tahun ke tahun. Pangsa iOS mencapai puncaknya pada tahun 2023 dengan 11,58 persen. Tren positif ini sempat menimbulkan anggapan bahwa iOS mulai meraih perhatian besar di pasar domestik.

Akan tetapi, data tahun 2024 dan tahun 2025 menunjukkan arah berlawanan. Pangsa iOS turun menjadi 10,44 persen pada tahun 2024. Pangsa iOS melorot lagi menjadi 9,36 persen pada tahun 2025.

Sementara itu, Android menunjukkan pemulihan kuat. Android sempat melemah hingga 88,29 persen pada tahun 2023. Namun, Android berhasil kembali pulih menjadi 90,54 persen pada tahun 2025.

Kategori “lainnya” tetap tidak berpengaruh besar. Pangsa pasar “lainnya” hanya berkisar 0,08-0,14 persen. Dengan demikian, persaingan utama tetap berfokus pada Android dan iOS.

Harga Jadi Penentu Utama

Fenomena naik turunnya iOS ini dipengaruhi beberapa faktor utama. Harga perangkat iPhone yang relatif tinggi menjadi alasan adopsi tidak sebesar Android. Hal ini terasa terutama di negara dengan tingkat daya beli beragam seperti Indonesia.

Pilihan produk iOS juga lebih terfokus pada segmen menengah ke atas. Ini sangat berbeda dengan Android. Android hadir dalam ribuan varian dengan rentang harga sangat luas. Ekosistem Android yang terbuka juga menjadi kunci. Ditambah penetrasi kuat produsen besar seperti Samsung, Xiaomi, dan Oppo, Android semakin memperkuat posisinya di pasar lokal.

Ke depan, iOS masih memiliki peluang tumbuh melalui inovasi dan strategi pemasaran agresif. Namun, tanpa langkah nyata, tren penurunan sejak tahun 2023 berpotensi berlanjut. Android, dengan fleksibilitas dan keberagaman produk, tampaknya akan terus memegang kendali utama di pasar ponsel Indonesia.(*)


Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin