MENGINAP di hotel biasanya identik dengan kenyamanan, tapi lain cerita jika hotel itu memiliki ribuan kamar dan luas layaknya kota kecil. Skalanya begitu megah hingga terasa seperti tenggelam dalam kemewahan.
Dilansir dari Newshub 2021, Amerika Serikat tercatat sebagai negara dengan jumlah hotel besar terbanyak di dunia, terutama di kawasan Las Vegas. Namun, posisi hotel dengan kamar terbanyak justru dipegang oleh negara tetangga Indonesia,Malaysia. Inilah tujuh hotel terbesar di dunia berdasarkan jumlah kamar hingga 2021.
First World Hotel di Genting Highlands, Malaysia, memuncaki daftar dengan total 7.350 kamar. Hotel ini dikenal sebagai budget hotel, sehingga siapa pun dapat merasakan sensasi menginap di hotel terbesar dunia tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Dua menara ikoniknya berdiri megah berdampingan dengan First World Plaza, sebuah pusat perbelanjaan besar yang membuat pengalaman menginap semakin lengkap. Tak hanya murah, fasilitasnya pun memadai untuk kebutuhan wisatawan keluarga maupun solo traveler.
Di posisi kedua, ada The Venetian Resort di Las Vegas, Amerika Serikat, yang memiliki 7.092 kamar. Kompleks ini merupakan gabungan dari dua bangunan mewah: The Venetian dan The Palazzo. Dengan tinggi mencapai 53 lantai, hotel ini menyuguhkan kemewahan khas Italia di tengah gurun Nevada. Uniknya, antara 2008 hingga 2015, hotel ini sempat menyandang gelar hotel terbesar di dunia, sebelum akhirnya disalip oleh First World Hotel.
Masih di Las Vegas, MGM Grand Hotel berada di peringkat ketiga dengan 6.852 kamar. Hotel kasino ini menawarkan pengalaman kelas satu. Mulai dari lebih dari 20 restoran cepat saji, bar kasino, hingga kolam renang luas dan dua gedung pernikahan mewah yang bisa disewa pengunjung.
Berikutnya CityCenter, juga di Las Vegas, dengan total 6.790 kamar. Kompleks ini dimiliki oleh MGM Resorts International dan terdiri dari empat bangunan besar: Aria, Vdara, Waldorf Astoria, dan Veer Towers. Masing-masing memiliki puluhan lantai dan menghadirkan suasana mewah yang menyatu dengan lanskap kota Las Vegas.
Dari Asia Timur, Sands Cotai Central di Makau, Tiongkok, berada di posisi kelima dengan 6.246 kamar. Berlokasi strategis di kawasan hiburan utama Makau, hotel ini baru dibuka pada 2012 dan langsung menarik perhatian karena desain bangunannya yang megah dan fasilitas resort kelas atas.
Tak ketinggalan, Abraj Al Bait di Mekkah, Arab Saudi, menjadi salah satu hotel raksasa dengan 5.383 kamar. Kompleks ini memang dibangun khusus untuk menampung jutaan jamaah haji yang datang setiap tahunnya. Terdiri dari tujuh menara, kompleks ini sangat strategis karena terletak sangat dekat dengan Masjidil Haram. Salah satu menaranya bahkan dikenal sebagai Hotel Tower yang menjulang tinggi di antara bangunan lain.
Terakhir dalam daftar tujuh besar adalah Izmailovo Hotel di Moskow, Rusia. Hotel yang terdiri dari empat bangunan besar ini memiliki 4.750 kamar. Pada masa kejayaannya di era 1980-an, hotel ini sempat menyandang predikat hotel terbesar di dunia, dan kini tetap berdiri kokoh sebagai salah satu simbol kejayaan arsitektur Soviet.
Meskipun beberapa hotel lain seperti Wynn Las Vegas, Barkhatnie Sezony, dan Mandalay Bay juga memiliki kapasitas ribuan kamar, tujuh hotel di atas mencatatkan jumlah kamar terbanyak di dunia hingga tahun 2021.

Dari Las Vegas yang glamour hingga Mekkah yang religius, hotel-hotel raksasa ini bukan sekadar tempat bermalam, tetapi juga ikon pariwisata dan ekonomi di masing-masing wilayah. Skala mereka menunjukkan betapa industri perhotelan telah berevolusi. Dari awalnya sekadar ruang tidur menjadi kota mini yang menampung ribuan manusia, setiap harinya.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin