Kaltimes.com – Siswa-siswa dari SMP Negeri 1 Tenggarong memamerkan bakat dan pencapaian mereka dalam seni tari melalui pertunjukan memukau tarian Kuwak Bawak di panggung grand final acara Teruna Dara yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara. Tarian ini menghadirkan kekhasan budaya suku Dayak Kenyah, yang merupakan salah satu suku asli di Kalimantan.
Kuwak Bawak adalah sebuah ungkapan dalam bahasa Dayak Kenyah yang berarti Bersama Harapan. Tarian ini bercerita tentang harapan dan semangat kaum muda Dayak Kenyah untuk menjaga dan mempertahankan kesatuan dan kebersamaan antar suku, dengan selalu berlindung di bawah naungan Tuhan.
Tarian ini dilakukan dengan gerak, musik, dan kostum yang menarik dan khas Dayak Kenyah. Tarian ini juga menunjukkan kekayaan budaya dan tradisi yang dimiliki oleh suku Dayak Kenyah.
Guru seni budaya SMPN 1 Tenggarong, Yunita Rakhman, mengatakan bahwa sekolah ini sudah memiliki banyak tarian yang beragam dan berasal dari berbagai daerah, yang diajarkan oleh senior-senior yang sudah paham dengan tarian tersebut.
Yunita juga mengatakan bahwa kegiatan seni tari sangat didukung oleh sekolah, terutama dengan adanya kurikulum merdeka yang lebih mengutamakan praktek. Dia juga mengatakan bahwa honor untuk pelatih tari masuk ke kas ekskul, yang dikelola oleh anak-anak untuk membuat baju atau keperluan lainnya.
SMPN 1 Tenggarong berharap dapat terus mengembangkan bakat dan minat murid-muridnya di bidang seni tari dan mengharumkan nama sekolah serta daerahnya. (Hms/Adv)