Kaltimes.com – Rapat Koordinasi (Rakor) Kepala Desa se-Kecamatan Loa Kulu yang berlangsung di Gedung Serba Guna Desa Sungai Payang, menjadi wadah strategis bagi pemerintah desa untuk menyampaikan aspirasi langsung kepada Ketua DPRD Kukar, H. Ahmad Yani.
Dalam pertemuan ini, para kepala desa memaparkan berbagai persoalan yang tengah dihadapi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan infrastruktur dan pelayanan dasar. Permasalahan jalan rusak menjadi isu paling dominan, mengingat kondisi ini berdampak langsung pada kelancaran transportasi, ekonomi, dan distribusi barang.
Selain itu, infrastruktur pendidikan turut menjadi sorotan. Beberapa sekolah di wilayah Loa Kulu membutuhkan renovasi mendesak agar proses belajar mengajar berjalan optimal. Fasilitas pendidikan yang memadai dianggap sebagai investasi penting untuk masa depan generasi muda desa.
Isu lain yang dibahas adalah jembatan penghubung antar desa yang masih berupa jembatan kayu. Para kades menilai keberadaan jembatan permanen sangat penting untuk mendukung konektivitas antarwilayah, sekaligus meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat.
Di sektor kesehatan, perhatian tertuju pada peningkatan kualitas layanan Puskesmas. Para kades berharap fasilitas kesehatan di Loa Kulu dapat dilengkapi sarana dan tenaga medis yang memadai, sehingga masyarakat tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan pelayanan optimal.
Menanggapi hal tersebut, H. Ahmad Yani menyatakan bahwa DPRD Kukar berkomitmen menindaklanjuti seluruh masukan yang diterima.
“Kami akan terus mendengarkan aspirasi dan memperjuangkan kepentingan masyarakat desa untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Rakor ini bukan hanya menjadi forum diskusi, tetapi juga langkah awal memperkuat sinergi antara DPRD dan pemerintah desa. Dengan koordinasi yang baik, diharapkan program pembangunan dapat berjalan tepat sasaran, menyentuh kebutuhan riil warga, dan mendorong kemajuan Kecamatan Loa Kulu secara berkelanjutan.
(Advertorial)