Progres Fisik Pembangunan Kukar Capai 27 Persen, Sekda Sunggono Optimistis Target 90 Persen Bisa Dicapai

kaltimes.com
2 Jun 2025
Share
Progres Fisik Pembangunan Kukar Capai 27 Persen, Sekda Sunggono Optimistis Target 90 Persen Bisa Dicapai.

Kaltimes.com – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mencatat kemajuan pembangunan fisik sebesar 27 persen pada triwulan pertama tahun 2024. Capaian ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono, dalam rapat koordinasi pengendalian pembangunan (Rakodal) yang digelar di kantor Bappeda Kukar, Senin (2/6/2025).

Menurut Sunggono, angka tersebut merupakan sinyal positif terkait pelaksanaan program pembangunan di daerah. Meski dari sisi realisasi anggaran masih berada di bawah 20 persen, ia menegaskan hal itu masih dalam batas normal berdasarkan pola pelaksanaan anggaran di tahun-tahun sebelumnya.

“Kalau dari sisi keuangan memang masih rendah, tapi ini wajar. Yang penting fisiknya sudah berjalan. Karena nanti biasanya keuangan akan mengikuti setelah pekerjaan selesai,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sunggono menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Kukar menetapkan target serapan anggaran sebesar 90 persen pada tahun 2024. Target ini dinilai realistis mengingat pada tahun sebelumnya capaian anggaran berhasil menembus angka 88 persen.

“Selama pelaporan dilakukan tepat waktu dan koordinasi terus dijaga, saya yakin target 90 persen bisa kita capai,” tegasnya.

Dalam Rakodal, dibahas pula upaya identifikasi terhadap kegiatan-kegiatan yang belum masuk tahap lelang, mengalami kegagalan lelang, ataupun memerlukan dukungan ekstra agar bisa berjalan sesuai dengan rencana. Forum ini dijadikan sebagai ruang evaluasi bersama antar-perangkat daerah untuk menyelaraskan pelaksanaan program dengan target pembangunan daerah.

Sunggono juga menekankan pentingnya pengawalan terhadap kegiatan strategis agar seluruh program prioritas daerah dapat terlaksana secara optimal. Ia menilai Rakodal merupakan sarana strategis untuk mengoreksi dan menyempurnakan arah pelaksanaan pembangunan.

“Kita ingin memastikan semua kegiatan strategis bisa dikawal dengan baik, dan Rakodal seperti ini adalah ruang kita untuk menyesuaikan arah agar tetap sesuai dengan target pembangunan daerah,” pungkasnya. (adv)