Kaltimes.com – Setelah mengikuti Retreat di Akademi Militer (Akmil) di Magelang, Jawa Tengah, Presiden Prabowo Subianto menekankan pentingnya kesiapan dan kecepatan dalam bekerja kepada jajaran Kabinet Merah Putih.
Dalam pernyataan yang diungkapkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, Presiden menginstruksikan semua anggota kabinet untuk “tancap gas” demi kepentingan rakyat.
Dalam sesi pembekalan tersebut, Prabowo menekankan nilai disiplin dan loyalitas sebagai landasan dalam menjalankan tugas.
“Presiden minta mulai besok kita tancap gas,” kata Bima Arya
Ungkapan itu mengajak semua anggota kabinet untuk menunjukkan semangat tinggi dalam menjalankan amanah.
Selain itu, Prabowo juga memastikan kesehatan para anggota kabinet dengan memberikan suplemen agar mereka tetap bugar dalam melaksanakan tanggung jawab negara.
“Kondisi fisik anggota kabinet aman semua, karena Bapak Presiden bahkan memberikan kami vitamin untuk menjaga kesehatan,” ujar Bima.
Wakil Menteri Tenaga Kerja, Immanuel Ebenezer, mengungkapkan bahwa pengalaman di Akmil menjadi momen yang luar biasa.
Ia menegaskan pentingnya untuk tidak terlibat korupsi dan berkomitmen untuk bekerja demi bangsa.
Di sisi lain, Dyah Roro Esti, Wakil Menteri Perdagangan, menyatakan bahwa kegiatan ini semakin mempererat kebersamaan kabinet.
Ia meminta dukungan dari seluruh rakyat Indonesia agar program-program pemerintah Prabowo-Gibran dapat berjalan sukses.
“Ini bagian dari usaha Bapak Presiden dan seluruh jajarannya untuk bersatu dan berkoordinasi,” ungkap Dyah, menekankan pentingnya kerjasama dalam mencapai tujuan pemerintahan. (net/ra)