Kaltimes.com – Setiap daerah biasanya memiliki pasar-pasar tradisional yang tidak jarang menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekitar. Dengan begitu tentunya pengelolaan yang baik oleh dinas terkait dan masyarakat sangatlah diperlukan.
Walaupun di era digital ini kegiatan jual beli tidak hanya berlangsung di pasar tradisional, tetapi juga banyak terjadi via online, tetapi tingkat keaktifan masyarakat dalam kegiatan jual beli di pasar tradisional tetaplah tinggi.
Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menunjukkan keseriusannya dalam memajukan infrastruktur lokal dengan mengucurkan dana besar untuk Pasar Tangga Arung. Sebanyak Rp250 miliar dianggarkan untuk memastikan pasar tradisional ini bertransformasi menjadi lebih modern dan nyaman bagi masyarakat.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kukar, Wiyono, menyatakan bahwa pembangunan tahap kedua pasar ini akan segera berlangsung. Selanjutnya, pihaknya telah memindahkan para pedagang ke pasar sementara dan kini siap untuk memulai babak baru pembangunan.
Proses lelang telah selesai, dan pembangunan diharapkan dimulai bulan depan, dengan fokus utama pada bagian tengah pasar.
“Kami memerlukan ruang yang cukup untuk manuver alat berat dan material,” terang Wiyono.
“Namun, kami tetap terbuka untuk penyesuaian anggaran jika ada perkembangan baru,” lanjutnya.
Dengan target penyelesaian di akhir tahun 2024, pasar ini diharapkan dapat beroperasi penuh pada awal tahun 2025.
“Kami berharap pasar ini tidak hanya menjadi representatif tetapi juga siap melayani masyarakat dengan baik,” ucapnya.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah Kukar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Ini adalah langkah maju untuk Tenggarong,” pungkas Wiyono. (Hms/Adv)