Pawai Akbar Keliling Bisa Dijadikan Potensi Ekonomi Bagi PKL

kaltimes.com
12 Jun 2024
Share
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Sobirin Bagus.

Kaltimes.com – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Timur, Sobirin Bagus memberikan tanggapan positif terhadap pelaksanaan pawai takbir keliling di Kutai Timur. Selain itu pihaknya juga menyarankan peningkatan keamanan yang dilakukan selama acara berlangsung, mengingat banyaknya peserta yang terlibat.

Keamanan menurut Sobirin, merupakan salah satu faktor penting dalam setiap event yang dilaksanakan. Karena hal tersebut merupakan jaminan agar event yang digelar dapat berlangsung dengan baik.

Sobirin juga menekankan pentingnya peninjauan aspek ekonomi dalam kegiatan tersebut. Terutama bagi ekonomi lokal. Hal  seperti ini, menurutnya belum pernah dilakukan. Padahal dengan event tersebut, selain dapat memicu adanya arus warga untuk melihat juga ada potensi ekonomi yang bisa dilirik dari event seperti itu, terutama bagi pedagang kaki lima (PKL).

” Makanya, perlu juga disampaikan bagaimana acara ini berdampak pada ekonomi lokal. Misalnya peningkatan omzet pedagang kaki lima di sepanjang rute pawai,” tegasnya.

Sementara itu, pawai takbir keliling di Kutai Timur berlangsung meriah pada malam menjelang Iduladha 1445 Hijriah, tanggal 16 Juni 2024, Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman melepas pawai di halaman Masjid Agung Al Faruq, Islamic Center, Bukit Pelangi, Sangatta Utara.

Dalam sambutannya, Bupati Kutai Timujr, Ardiansyah Sulaiman menyampaikan pesan kekompakan kepada seluruh masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga persatuan, ketertiban, dan keamanan. Sambutlah takbiran ini dengan khusyuk, dengan mengumandangkan takbir di Masjid dan Musalla hingga akhir hari tasyrik,” ujarnya.

Perwakilan Panitia Pawai Takbir Keliling, Nurholis melaporkan bahwa peserta pawai berasal dari Kecamatan Sangatta Utara dan Kecamatan Sangatta Selatan, termasuk perangkat daerah, TNI, Polri, serta pengurus masjid, musala, paguyuban, dan organisasi masyarakat lainnya.

Rute pawai meliputi jalan-jalan protokol kota Sangatta, dimulai dari depan Masjid Agung Al Faruq Bukit Pelangi, melewati Jalan AW Syahrani, Jalan Yos Sudarso I, II, III, dan VI, hingga finis di Jalan Soekarno Hatta, eks kantor Bupati Lama.

Pawai takbir keliling ini bukan hanya ajang silaturahmi antarwarga, tetapi juga pernyataan kekompakan dan persatuan masyarakat Kutim. Namun, seperti yang disarankan oleh anggota DPRD, masih ada ruang untuk meningkatkan kualitas pelaporan dengan menambahkan informasi tentang upaya keamanan dan dampak ekonomi dari acara ini. (ADV-DPRD/Q)