Kaltimes.com – Menteri Agama Nasaruddin Umar mengutuk keras tindakan keji berupa pembunuhan dan pemerkosaan terhadap seorang siswi kelas 1 Madrasah Ibtidaiyah (MI) di Kalibarumanis, Banyuwangi.
Ia meminta agar pelaku segera ditangkap dan diberikan hukuman maksimal.
“Kalau sudah melakukan pembunuhan dan pemerkosaan terhadap anak yang tidak berdosa, sudah selayaknya dihukum seberat-beratnya. Layak dihukum mati,” ujar Nasaruddin, pada Kamis (14/11/2024), seperti dikutip dari Kumparan.
Ia juga mendesak aparat kepolisian untuk segera bertindak cepat menangkap pelaku.
“Hukum seberatnya agar jera. Tidak ada tempat untuk pelaku kekerasan terhadap anak di institusi mana pun,” tegasnya.
Nasaruddin menambahkan bahwa relasi kuasa yang tidak seimbang, terutama antara laki-laki, perempuan, dan anak, perlu segera diatasi untuk mencegah kasus serupa terulang.
Kasatreskrim Polresta Banyuwangi, Kompol Andrew Vega, menjelaskan bahwa orang tua korban mulai cemas ketika anak mereka belum pulang hingga pukul 10.30 WIB, padahal jam sekolah selesai pukul 10.00 WIB.
Pihak keluarga kemudian menghubungi sekolah dan melakukan pencarian bersama hingga akhirnya korban ditemukan meninggal dunia di semak-semak.
Lokasi penemuan jasad korban sulit terlihat karena tertutup ilalang tinggi dan bambu.
Bahkan, ibu korban sempat bolak-balik ke area tersebut hingga tiga kali sebelum akhirnya menemukan anaknya dalam kondisi tidak bernyawa. (net/ra)