Kaltimes.co.id – Wakil Presiden Ma’ruf Amin hari ini memimpin rapat pleno Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) untuk membahas strategi penguatan ekonomi syariah di Indonesia. Rapat ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan sektor-sektor unggulan seperti pertanian, pariwisata ramah Muslim, industri halal, dan fesyen syariah, yang semuanya dinilai berperan penting dalam pertumbuhan ekonomi nasional.
Dalam rapat tersebut, Ma’ruf Amin menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah untuk mengoptimalkan potensi ekonomi syariah yang dimiliki Indonesia. “Penting bagi kita untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dan membangun infrastruktur yang mendukung pengembangan ekonomi syariah di seluruh negeri,” ujar Ma’ruf dalam pernyataan resminya.
Sejak dibentuknya Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) di 31 provinsi hingga September 2024, pemerintah telah meningkatkan koordinasi di berbagai wilayah untuk mendorong pengembangan ekonomi syariah yang lebih terintegrasi. Dengan dukungan dari lembaga-lembaga terkait, Indonesia berhasil memperbaiki posisinya di peringkat ketiga Global Islamic Economy Indicator, sebuah pencapaian yang mencerminkan potensi besar Indonesia dalam memimpin sektor ekonomi syariah global
Selain itu, Indonesia terus memperluas pasar industri halal, termasuk melalui pengembangan produk dan jasa yang memenuhi standar internasional. Ma’ruf Amin menegaskan bahwa peran ekonomi syariah semakin signifikan dalam membantu perekonomian nasional tetap kuat di tengah tantangan global. (net/ra)