Kurangnya Ruang Kelas Tak Jadi Hambatan Kegiatan Belajar Mengajar di SDN 018 Tenggarong

kaltimes.com
14 Nov 2023
Share
Murid SDN 018 Tenggarong saat proses belajar mengajar (Humas SDN 018 Tenggarong (Istimewa)

Kaltimes.com – Sekolah Dasar (SD) Negeri 018 Tenggarong memiliki solusi untuk mengatasi masalah kekurangan ruang kelas. Sekolah ini menerapkan sistem dua sesi untuk menyesuaikan jumlah rombongan belajar (rombel) dengan kapasitas ruang kelas.

Menurut Siti Mariani, guru di SDN 018 Tenggarong, sekolah ini memiliki 18 rombel, sementara ruang kelasnya hanya 13. Oleh karena itu, ada 6 rombel yang harus masuk siang hari, yaitu di kelas 2 dan kelas 3.

“Kami sudah menyesuaikan jadwal guru pengajar dengan sistem dua sesi. Shift pagi masuk dari jam 07.00 sampai 14.00, shift siang masuk dari jam 10.00 sampai 16.30,” katanya, Senin (13/11/2023).

Siti mengaku, sistem dua sesi tidak mempengaruhi proses belajar mengajar di sekolah. Namun, ia berharap ada penambahan ruang kelas baru agar bisa kembali ke sistem satu sesi. Ia juga berharap ada pelatihan untuk guru dan siswa sehubungan dengan perubahan kurikulum menjadi kurikulum merdeka.

Siti menjelaskan, tenaga pengajar di sekolah ini sudah memadai, dan pelatih ekstrakurikuler diambil dari pihak ketiga atau alumni. Guru di sekolah berperan sebagai pendamping siswa dan ada jadwal piket untuk mendampingi anak-anak. (Hms/Adv)