Kaltimes.com — Joni, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur, dikenal sebagai sosok yang dekat dengan masyarakat meskipun telah meraih posisi puncak dalam karir politiknya. Kini di usia 52 tahun, Joni tetap menjaga hubungan yang erat dengan warga dan berkomitmen untuk membawa perubahan positif bagi daerah yang telah ia pilih sebagai tempat menetapnya.
Joni, yang lahir di Kutai pada 14 Mei 1971, telah menetap di Masalap Ilir Blok I RT. 10, Desa Mukti Jaya, Kecamatan Rantau Pulung sejak lama. Meski kesibukannya sebagai Ketua DPRD Kutai Timur sangat padat, Joni tidak melupakan akar sosialnya. “Saya percaya bahwa menjadi pemimpin tidak hanya soal jabatan, tetapi juga tentang bagaimana kita bisa memberikan dampak positif langsung kepada masyarakat,” ungkap Joni dalam wawancara eksklusif.
Selama masa jabatannya, Joni dikenal aktif turun ke lapangan untuk berinteraksi dengan warga dan memahami masalah yang dihadapi masyarakat. “Menjaga komunikasi dengan masyarakat adalah prioritas utama saya. Saya ingin memastikan bahwa suara mereka didengar dan kebutuhan mereka diperhatikan,” tambahnya.
Joni juga mengungkapkan pentingnya menjaga keseimbangan antara tanggung jawab sebagai Ketua DPRD dan kehidupan pribadi. “Meskipun pekerjaan saya menuntut banyak waktu dan energi, saya selalu berusaha untuk meluangkan waktu bersama keluarga dan terlibat dalam kegiatan masyarakat. Ini adalah bagian dari tanggung jawab saya sebagai pemimpin,” jelasnya.
Kehidupan pribadi Joni menunjukkan bahwa posisi tinggi tidak menghalangi seseorang untuk tetap terhubung dengan akar sosialnya. Dengan ketekunan dan dedikasinya, Joni terus memberikan inspirasi bagi banyak orang, terutama para pemuda di Kutai Timur. “Saya berharap dapat menjadi teladan bagi generasi muda bahwa dengan kerja keras dan komitmen, kita bisa mencapai hal-hal besar dalam hidup,” tutup Joni. (Adv-DPRD/One)