Kaltimes.com – Suasana khusyuk menyelimuti Masjid Al Qadar pada Jumat (6/6/2025) ketika Asisten III Bidang Administrasi Umum Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Dafip Haryanto, memimpin langsung shalat Idul Adha bersama ribuan jamaah. Kehadirannya mewakili Bupati Kutai Kartanegara Edi Damansyah dan sekaligus menjadi momentum penting untuk meneguhkan makna pengorbanan dan persatuan di tengah laju pembangunan daerah.
Acara shalat Idul Adha dimulai dengan laporan pengurus masjid mengenai rencana penyembelihan hewan kurban pada Sabtu (7/6/2025). Tahun ini tercatat tiga ekor sapi dan empat ekor kambing bakal dikurbankan, mencerminkan komitmen warga dalam menebarkan spirit berbagi serta keikhlasan.
Dalam sambutannya, Dafip Haryanto menegaskan bahwa berkurban bukanlah sekadar prosesi penyembelihan, melainkan tonggak pembinaan karakter spiritual masyarakat.
“Pengorbanan yang sesungguhnya melibatkan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemaslahatan bersama,” ujarnya menukil pesan Bupati.
Lebih jauh, ia mengurai keterkaitan langsung antara ketaatan dalam berkurban dengan visi pembangunan Kukar. Menurutnya, jiwa rela berkorban menumbuhkan kepekaan sosial sehingga setiap program pemerintah—termasuk “KUKAR IDAMAN TERBAIK”—dapat berjalan selaras kebutuhan warga.
Dafip mencontohkan berbagai inisiatif penguatan SDM dan pemberdayaan ekonomi lokal yang kini gencar diterapkan Pemkab Kukar. Semangat persatuan, tambahnya, wajib dikedepankan guna menghindari polarisasi akibat perbedaan pilihan politik atau kepentingan sektoral.
Bupati Edi Damansyah melalui sambutan tertulis mengajak warga menjadikan Idul Adha 1446 Hijriah sebagai sarana memperkokoh solidaritas. Ia menegaskan hanya dengan kebersamaan semua pihak, masa depan Kukar akan semakin cerah.
“Mari kita tingkatkan ketulusan dan kepedulian dalam beribadah, sehingga ketaatan kita kepada Allah SWT semakin bertambah,” katanya. Sekaligus juga mengucapkan selamat Hari Raya Idul Adha atas nama pribadi, keluarga, dan jajaran pemerintahannya.
Kehadiran Asisten III dan penyampaian pesan ini menambah nilai strategis perayaan Idul Adha di Masjid Al Qadar. Selain meneguhkan ibadah, momen tersebut menjadi refleksi kolektif bagi masyarakat Kukar untuk terus berkorban demi kebaikan bersama dan bersatu menjaga keberlanjutan pembangunan daerah.
Dengan demikian, Idul Adha tahun ini tidak hanya tercatat sebagai kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai tonggak penguatan spirit gotong royong yang menjadi fondasi Kukar menuju kemajuan berkelanjutan. (adv)