Hairendra Tegaskan Komitmen DPRD Kukar Selesaikan Masalah Banjir Loa Janan dengan Langkah Terukur

kaltimes.com
7 Agu 2025
Share
Anggota Komisi III DPRD Kukar, Hairendra.

Kaltimes.com – Ketua rapat Komisi III DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Hairendra, menegaskan komitmennya untuk memastikan penanganan banjir di Desa Loa Janan Ulu dan Desa Purwajaya dilakukan secara terukur dan tepat sasaran. Hal ini disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) yang digelar pada Senin (7/7/2025) bersama sejumlah pemangku kepentingan, termasuk perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, perusahaan, pemerintah kecamatan, dan masyarakat terdampak.

Menurut Hairendra, pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari banjir yang melanda wilayah tersebut pada Mei 2025 lalu. Ia menjelaskan bahwa banjir terjadi karena kapasitas sungai yang ada sudah tidak mampu menampung debit air akibat sedimentasi dan faktor lain yang memperparah kondisi.

“RDP ini kita mencarikan solusi dan sudah menyusun rencana jangka pendek, menengah, dan panjangnya terkait warga Loa Janan Ulu dan Purwajaya yang terdampak banjir bulan Mei,” jelas Hairendra.

Salah satu fokus pembahasan adalah rencana normalisasi sungai. Namun, Hairendra mengakui pelaksanaannya tidak bisa langsung dilakukan karena banyak rumah warga berdiri di bantaran sungai.

“Sudah ada rumah-rumah di bantaran tersebut ketika mau dinormalisasi susah untuk dilaksanakan,” ujarnya.

Terkait hal ini, ia membuka opsi relokasi warga, tetapi rencana tersebut masih memerlukan kajian mendalam oleh pihak desa dan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim). Kajian akan meliputi pendataan jumlah rumah di bantaran sungai serta ketersediaan lahan pemerintah yang bisa digunakan.

Selain itu, Hairendra juga menyoroti peran perusahaan tambang yang beroperasi di wilayah sekitar. Ia meminta perusahaan memeriksa kondisi bendungan atau tanggul milik mereka, yang mungkin berpengaruh terhadap banjir.

“Misal bendungan yang perlu diperbaiki apakah banjir kemarin ada dari perusahaan, tadi mereka siap memelihara atau memperbaiki bendungan yang mereka miliki,” terangnya.

Legislator PDIP ini menekankan pentingnya penetapan target waktu dan pembagian tanggung jawab yang jelas agar permasalahan banjir bisa segera teratasi.

“Makanya dari Komisi III tadi sudah memberi penekanan agar dibuat jadwal tugas ataupun tanggung jawab menyikapi persoalan ini serta sudah ada ditetapkan target waktunya,” tutupnya.

Dengan langkah terukur tersebut, Hairendra berharap solusi banjir di Loa Janan Ulu dan Purwajaya dapat segera diwujudkan demi keselamatan dan kenyamanan warga.

(Advertorial)