Gaji Cristiano Ronaldo Nyaris Rp4 Triliun: Ini 10 Atlet dengan Pendapatan Tertinggi 2025 Versi Forbes

kaltimes.com
9 Jul 2025
Share

Sumber foto: BolaSkor

PARA ATLET kelas dunia masih terus mencetak angka bukan hanya di papan skor, tetapi juga di rekening bank mereka. Di balik kerja keras fisik dan tekanan mental di level tertinggi, ada penghasilan luar biasa yang menanti, menjadikan mereka bukan hanya idola, tapi juga ikon bisnis global.

Profesi atlet tak lagi sebatas soal menang atau kalah. Popularitas, performa, dan daya jual personal mereka menjadi aset yang terus menghasilkan. Gaji selangit, bonus kompetisi, hingga kontrak sponsor bernilai jutaan dolar membuat mereka menempati puncak daftar penghasilan dunia. Di era industri olahraga modern, menjadi atlet kelas dunia berarti menjadi merek itu sendiri. Lengkap dengan kontrak global, hak siar, dan pengaruh sosial yang melampaui lapangan.

Adapun data ini dihimpun Forbes melalui penelusuran selama satu tahun terakhir, dari Mei 2024 hingga Mei 2025, dengan menghitung pendapatan di dalam maupun luar lapangan. Nilainya berasal dari gaji, bonus, hadiah kemenangan, kesepakatan sponsor dan kerja sama komersial lainnya. Forbes melibatkan jaringan luas narasumber industri. Dimulai dari agen olahraga, analis keuangan, hingga firma seperti DODICI Sports Management dan Formula Money. Mereka juga memanfaatkan data dari Capology, Spotrac, dan Over the Cap, lalu mengonversinya ke dalam dolar AS.

Di posisi teratas, megabintang sepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo mencetak rekor luar biasa dengan pendapatan mencapai 275 juta dolar AS. Angka ini didorong oleh kontrak besar bersama klub Al-Nassr di Arab Saudi dan portofolio sponsor global seperti Nike, Binance dan Herbalife.

Di peringkat kedua, pebasket asal Amerika Serikat Stephen Curry mengumpulkan 156 juta dolar AS. Salah satu pendapatannya berasal dari kontrak bersama Golden State Warriors serta lini pakaian “Curry Brand” yang terus tumbuh. Sementara itu, petinju asal Inggris Tyson Fury berada di posisi ketiga dengan 146 juta dolar AS. Sebagian besar berasal dari laga-laga bayaran tinggi seperti pertarungannya melawan Oleksandr Usyk.

Selanjutnya ada Dak Prescott, quarterback dari Dallas Cowboys, yang meraih 137 juta dolar AS dari kontrak NFL dan berbagai endorsement domestik. Tak jauh di bawahnya, ikon sepak bola Argentina Lionel Messi memperoleh 135 juta dolar AS. Pendapatannya berasal dari kombinasi dari bermain di Inter Miami, kesepakatan global bersama Adidas dan Apple TV, serta kepemilikan saham klub.

Legenda NBA LeBron James menyusul di angka 133,8 juta dolar AS, dengan pendapatan luar lapangan yang mendominasi, termasuk investasi di sektor hiburan dan bisnis. Di posisi ketujuh, pemain baseball asal Republik Dominika Juan Soto meraup 114 juta dolar AS dari kontrak meganya bersama New York Yankees.

Dua pesepak bola lainnya juga masuk dalam daftar, yaitu Karim Benzema dari Prancis dengan 104 juta dolar AS, dan Shohei Ohtani dari Jepang, bintang bisbol yang mencetak 102,5 juta dolar AS berkat kepindahannya ke Los Angeles Dodgers dan lonjakan nilai sponsor. Menutup daftar, bintang NBA Amerika Kevin Durant memperoleh 101,4 juta dolar AS, dengan pundi-pundi yang datang dari gaji, lini bisnis media Boardroom, dan investasi teknologi.

Melihat angka-angka fantastis ini, jelas bahwa dunia olahraga telah berevolusi menjadi industri bernilai ratusan miliar dolar. Para atlet tak hanya menjadi juara di arena, tapi juga di panggung global sebagai simbol kekuatan finansial, merek, dan pengaruh. Tahun ini, Cristiano Ronaldo kembali membuktikan bahwa dirinya bukan sekadar pemain bola, tapi fenomena ekonomi dunia.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin