Kaltimes.com – Potensi perkembangan sektor perikanan dan kelautan di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar) untuk menopang perekonomian daerah dinilai cukup menjanjikan.
Hal ini berjalan seiring dengan hasil tangkapan dan produksi yang dihasilkan oleh para nelayan dan pelaku usaha perikanan.
Dengan kondisi seperti itu patutlah jika Pemerintah dalam hal ini dinas terkait mendukung penuh sektor ini dengan program-program bantuan agar hasil yang diperoleh semakin maksimal.
Sebuah langkah maju telah diambil oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Kukar dalam memerangi kemiskinan dan meningkatkan taraf hidup nelayan.
Program ambisius yang dikenal sebagai 25 ribu melayan produktif kembali digulirkan tahun ini, dengan komitmen menyalurkan 1.500 paket bantuan ke berbagai pelosok di 20 kecamatan.
“Program ini adalah wujud nyata dari dedikasi kami untuk mengangkat ekonomi nelayan.” ucap Sekretaris DKP Kukar, Fadli.
“Bantuan yang kami salurkan, mulai dari perahu, alat tangkap ikan, hingga mesin kapal, dirancang untuk memberdayakan nelayan kita,” sambungnya.
Dengan menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS), DKP Kukar memastikan bahwa bantuan tersebut tepat sasaran, memberikan prioritas kepada keluarga yang kurang mampu.
Inisiatif ini juga sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar dalam mengatasi masalah stunting yang menjadi salah satu fokus utama.
“Kami juga memberikan perhatian khusus kepada kelompok ibu-ibu, dengan menyediakan freezer, cool box, dan blender untuk mendukung usaha pengolahan hasil perikanan mereka,” imbuhnya.
“Semoga program ini dapat berjalan lancar dan membawa dampak positif yang signifikan bagi para nelayan kita,” imbuhnya lagi sebagai penutup. (Hms/Adv)