Kaltimes.com – Data terbaru menunjukkan keseimbangan kekuatan politik di DPRD Kutai Timur periode 2024-2029, di mana Fraksi Keadilan Sejahtera dan Fraksi Golkar sama-sama memiliki tujuh kursi, menjadikan keduanya sebagai fraksi terbesar di parlemen daerah tersebut.
“Jumlah anggota yang sama menciptakan dinamika politik yang sehat. Keseimbangan ini mendorong kami untuk berkompetisi secara positif dalam menghasilkan gagasan dan kebijakan terbaik,” ungkap Asti Mazar dari Fraksi Golkar saat diwawancarai di Gedung DPRD.
Kedua fraksi ini menunjukkan kemiripan dalam struktur organisasi dengan komposisi satu ketua, satu wakil ketua, satu sekretaris, dan empat anggota.
“Keseimbangan ini penting dalam menciptakan check and balance di parlemen. Setiap kebijakan bisa dikaji lebih komprehensif,” tambah Asti.
Mantan Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur periode 2019-2024 ini menyebutkan meski memiliki jumlah kursi sama, kedua fraksi memiliki corak berbeda dalam komposisi latar belakang pendidikan anggotanya. “Perbedaan ini justru memperkaya perspektif dalam pembahasan kebijakan,” tegasnya.
Ia juga menilai, keseimbangan kekuatan ini bisa menjadi modal penting bagi DPRD Kutai Timur. Komposisi berimbang ini diharapkan dapat mendorong lahirnya kebijakan yang lebih berkualitas dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Dengan jumlah kursi yang sama, kedua fraksi besar ini bisa saling mengimbangi dalam mengawal program pembangunan daerah,” kata Asti. (Q/Adv-DPRD)