DPRD Sebut Pembangunan Stadion Mini Sangkulirang Patut Didukung

kaltimes.com
27 Mei 2024
Share
Ketua DPRD Kutai Timur, Joni.

Kaltimes.com – Semangat olahraga kembali menyala di Kabupaten Kutai Timur dengan digelarnya turnamen bola voli Camat Sangkulirang Cup (CSC) II Tahun 2024. Acara pembukaan dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Ketua PBVSI Kabupaten Kutai Timur, Tirah Satriani, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Joni, dan Camat Sangkulirang Rahmad. Perwakilan dari berbagai elemen masyarakat dan sektor swasta juga turut hadir menunjukkan dukungan luas terhadap event olahraga ini.

Ketua DPRD Kutai Timur, Joni memberikan apresiasinya atas turnamen tersebut. Kegiatan semacam ini, kata dia, tidak hanya mempromosikan olahraga di tingkat akar rumput, tapi juga bertujuan mempererat hubungan antar masyarakat. Dia berharap turnamen ini dapat menjadi wadah untuk menemukan bakat-bakat baru dalam olahraga voli yang nantinya bisa memperkuat tim Kutai Timur di berbagai kompetisi.

Komitmen Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang untuk menambah fasilitas olahraga dan rencana pembangunan stadion mini di Sangkulirang merupakan langkah positif yang patut didukung. Sebagai wakil rakyat, Joni menyampaikan akan terus mendorong dan mengawasi realisasi program-program seperti ini demi kemajuan olahraga di Kutai Timur.

“Kegiatan ini tidak hanya mempromosikan olahraga, tapi juga mempererat hubungan antar masyarakat. Kami di dewan akan terus mendukung dan mengawasi realisasi program pengembangan olahraga di Kutai Timur,” ujar politikus PPP ini.

Dengan antusiasme tinggi dari berbagai pihak, turnamen bola voli CSC II Tahun 2024 yang secara resmi oleh Wakil Bupati Kutai Timur, Kasmidi Bulang pada Senin, 27 Mei 2024 di Kecamatan Sangkulirang tersebut diharapkan tidak hanya menghasilkan pertandingan yang seru, tapi juga menjadi katalis bagi perkembangan olahraga dan pembinaan atlet di Kutai Timur.

Dalam sambutannya, Kasmidi Bulang menyoroti prestasi Kutai Timur dalam menyumbang 60 atlet untuk Tim PON Kaltim yang akan berlaga di Aceh dan Sumatera Utara. Lebih lanjut, Wakil Bupati mengumumkan rencana ambisius untuk meningkatkan infrastruktur olahraga di kabupaten ini.

“Tahun ini akan dibangun sekitar 60 lapangan voli dan lapangan bola. Pada tahun 2025. Kami berencana membangun stadion mini di Sangkulirang dengan anggaran sekitar Rp6 miliar hingga Rp7 miliar. Kutai Timur sudah menjadi barometer olahraga di Kaltim,” ujar Kasmidi bangga.

Sedangkan Camat Sangkulirang, Rahmad menekankan bahwa turnamen ini bukan hanya tentang kompetisi, tapi juga sarana mempererat tali silaturahmi antar masyarakat. “Turnamen ini merupakan yang kali kedua diikuti oleh 27 klub dan akan berlangsung selama 10 hari,” tambahnya. (ADV-DPRD/Q)