DPRD Samarinda Dukung Parkir Digital Pasar Pagi untuk Tekan Kebocoran PAD

kaltimes.com
1 Des 2025
Share
Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Samarinda

Kaltimes.com – DPRD Kota Samarinda menyatakan dukungan terhadap rencana penerapan sistem parkir digital di kawasan Pasar Pagi. Sistem baru ini akan menggantikan pola parkir manual dengan mekanisme tap in–tap out berbasis transaksi non-tunai, sehingga pengelolaan parkir di pasar hasil revitalisasi tersebut bisa berjalan lebih tertib, modern, dan transparan.

Deni Hakim Anwar, Ketua Komisi III DPRD Samarinda, menjelaskan bahwa Dinas Perhubungan (Dishub) saat ini sedang menyiapkan proses pemilihan vendor pengelola parkir secara terbuka. Ia menekankan seleksi harus benar-benar objektif dan tidak sekadar formalitas, agar operator yang terpilih memiliki kapasitas dan rekam jejak yang jelas. “Jangan sampai nanti cuma formalitas, kemudian juga pemenangnya dibuat karena ada hal tertentu,” tegasnya.

Deni menilai, indikator penentuan vendor harus terukur, mulai dari kepatuhan pajak, pengalaman mengelola parkir, kemampuan menerapkan sistem digital, hingga kesiapan modal untuk menyiapkan perangkat operasional. Dengan seleksi ketat, ia berharap sistem yang diterapkan di Pasar Pagi benar-benar mampu memberikan layanan yang nyaman bagi pengguna sekaligus profesional bagi pemerintah kota.

Lebih lanjut, ia menyebut penerapan parkir cashless ini sejalan dengan upaya Pemkot Samarinda meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Sistem digital dinilai dapat menutup celah kebocoran retribusi parkir yang selama ini kerap terjadi pada pengelolaan manual, sekaligus membuat pencatatan pendapatan lebih akurat dan bisa dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, DPRD juga mengingatkan agar perubahan sistem tidak mengabaikan juru parkir yang selama ini bekerja di kawasan Pasar Pagi. Maswedi berharap mereka tetap bisa diberdayakan dalam skema baru, namun ditempatkan di bawah tata kelola yang lebih rapi dan terawasi, sehingga kesejahteraan pekerja lapangan tetap terjaga.

Deni menutup dengan harapan agar penerapan sistem parkir digital dapat melibatkan berbagai lapisan masyarakat dan memberi dampak positif bagi kota. “Pelibatan berbagai lapisan masyarakat diharapkan dapat mewujudkan sistem parkir yang tertib, efisien, dan optimal, sesuai dengan harapan Pemkot Samarinda,” pungkasnya. adv