DPRD Kutai Timur Usulkan Program Seragam dan Buku Gratis Juga untuk Pelajar MI dan MTs

kaltimes.com
15 Jul 2024
Share

Kaltimes.com – Ketua DPRD Kutai Timur, Joni, mendukung program pakaian seragam dan buku pelajaran gratis bagi siswa SD dan SMP yang digagas Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud). Namun, pihaknya juga meminta agar Pemerintah Kabupaten Kutai Timur menggulirkan program serupa bagi pelajar madrasah ibtidaiyah (MI) setara SD dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) setara SMP di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

“Saya setuju dengan program seragam sekolah dan buku pelajaran gratis bagi siswa. Tapi itu tak hanya berlaku bagi murid SD dan SMP, tapi juga bagi pelajar MI dan MTs. Anggaran (APBD) kita ‘kan banyak. Saya kira mampu mengakomodir semua sekolah,” ujar Joni.

Dengan adanya program pakaian seragam dan buku pelajaran gratis berlaku untuk semua satuan pendidikan, Joni berharap tak ada lagi sekolah yang melakukan praktik jual seragam dan buku pelajaran yang selama ini membebani orangtua siswa.

Hal senada juga diutarakan oleh anggota DPRD Kutim Mohammad Ali, menurutnya hal tersebut merupakan salah satu bentuk komitment pemerintah daerah yang ditunggu oleh masyarakat Kutim. Program seperti ini menurutnya sangat membantu massyarakat.

“Kami akan dukung penuh program ini.Ini sangat berpengaruh dalam meningkatkan potensi peningkatan kualitas SDM Kutim,”katanya.

Sebelumnya, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, mengungkapkan bahwa Pemerintah Kabupaten Kutai Timur melalui Disdikbud telah membuat program pakaian seragam sekolah dan buku belajar gratis. Program tersebut, kata Ardiansyah, mulai dilaksanakan di APBD Perubahan 2024.

“Dengan demikian, tidak ada lagi murid sekolah membeli pakaian seragam dan buku sekolah, karena semua itu telah disiapkan oleh Pemerintah Kabupaten Kutai Timur,” ujar Ardiansyah saat menghadiri puncak peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-40 tahun 2024.

Jenis pakaian seragam yang akan digratiskan mulai dari seragam merah putih, batik, pramuka, dan baju olahraga. Program ini diharapkan dapat meringankan beban orangtua siswa.(Adv-DPRD/G).