DPRD Kukar Dorong Peran Pemuda dalam Promosi Wisata Lewat Sharing Session di Yogyakarta

kaltimes.com
21 Mei 2025
Share
Dokumentasi, Tari Hudoq Khas Kalimantan Timur (Kaltim)

Kaltimes.com – Kunjungan kerja Komisi II DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada 10–12 Mei 2025 tak hanya sekadar studi banding, tetapi juga menjadi forum strategis untuk menggali peran generasi muda dalam mendukung promosi pariwisata daerah.

Salah satu agenda utama dari kunjungan ini adalah pelaksanaan Sharing Session bertajuk “Penguatan dan Pemberdayaan Pemuda dalam Mempromosikan Pariwisata Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.”

Kegiatan ini menjadi ruang bertukar gagasan antara anggota DPRD, Dinas Pariwisata Kukar, dan mitra di Yogyakarta yang sudah lebih dulu sukses melibatkan pemuda dalam pengelolaan objek daya tarik wisata (ODTW).

Menurut H. Doni Ikhwani, Ketua Komisi II DPRD Kukar, keterlibatan pemuda dalam sektor pariwisata sangat penting untuk menciptakan promosi yang kreatif dan relevan dengan perkembangan zaman.

“Melalui kegiatan ini, diharapkan tercipta sinergi antara pemerintah daerah, pemuda, dan pelaku industri pariwisata dalam memajukan destinasi wisata di Kutai Kartanegara agar semakin dikenal secara nasional maupun internasional,” ungkap Doni Ikhwani.

Ia juga menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari implementasi Peraturan Daerah Nomor 19 Tahun 2016 tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kukar Tahun 2016–2025. Fokus utama dari Perda tersebut adalah peningkatan kualitas promosi dan pemasaran pariwisata secara sistematis dan berkelanjutan.

Didampingi oleh anggota Komisi II lainnya, yakni Rahmad Darmawan dan Hendra S.T., Doni Ikhwani menegaskan bahwa peran aktif pemuda dapat menjadi kekuatan baru dalam membangun citra positif destinasi wisata Kukar, baik melalui media sosial, komunitas, maupun event kreatif.

Kegiatan Sharing Session ini juga membahas praktik-praktik baik yang telah diterapkan di Yogyakarta dalam mengembangkan wisata budaya dan alam berbasis partisipasi masyarakat. Banyak hal yang bisa dipelajari dan diadaptasi sesuai dengan kondisi Kukar.

Dari hasil pertemuan ini, Komisi II DPRD Kukar dan Dinas Pariwisata berkomitmen untuk merancang program pemberdayaan pemuda yang lebih terstruktur dalam mendukung industri pariwisata lokal. Harapannya, ke depan, pemuda tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga penggerak utama pembangunan pariwisata di Kutai Kartanegara. (adv)