DPRD Dorong Percepatan Status Desa Persiapan Tepian Budaya Jadi Definitif

kaltimes.com
25 Mei 2024
Share
Anggota Komisi D DPRD Kutai Timur, Yuli Sa'pang. (Istimewa)

Kaltimes.com – Kunjungan kerja Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman ke Kecamatan Bengalon menuai sorotan lembaga parlemen. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Timur, Yuli Sappang menganggap peresmian Gedung BPD dan partisipasi dalam Pesta Panen Mecaq Undat menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam memperhatikan pembangunan infrastruktur dan pelestarian budaya lokal.

Namun, menurutnya ada beberapa hal yang perlu menjadi perhatian. Pertama, terkait status Desa Persiapan Tepian Budaya yang belum menjadi desa definitif. Karena itu, pihaknya akan menyokong percepatan desa persiapan Tepian Budaya menjadi definitif.  “Kami di DPRD akan mendorong percepatan proses ini agar masyarakat dapat segera menikmati manfaat dari status desa [persiapan] yang definitif,” ujarnya.

Kedua, masalah infrastruktur seperti listrik, air bersih, dan akses jalan masih menjadi kendala di beberapa desa. Pihaknya anggota dewan dari daerah pemilihan Kutai Timur II akan memastikan bahwa anggaran daerah dialokasikan secara tepat untuk mengatasi masalah ini. Ketiga, potensi ekonomi lokal seperti pertanian dan perkebunan perlu mendapat dukungan lebih.

“Kami mendukung rencana Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman untuk mengembangkan komoditas unggulan seperti pisang kepok grecek dan akan mengawal implementasinya. DPRD Kutai Timur berkomitmen untuk terus mengawasi dan mendukung program-program pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat. Kami juga akan memastikan bahwa aspirasi masyarakat, seperti yang disampaikan oleh para kepala desa, dapat terealisasi melalui kebijakan dan anggaran yang tepat,” ungkapnya.

Sedangkan, Pj Kepala Desa Tepian Budaya, Syuhada melaporkan bahwa Pesta Panen Mecaq Undat diadakan rutin setiap tahun untuk melestarikan budaya. Ia juga menyampaikan harapan agar desa persiapan segera menjadi desa definitif dan mendapatkan dukungan infrastruktur dari pemerintah.

Menanggapi aspirasi masyarakat, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah menjanjikan beberapa hal, termasuk persiapan pembangunan sekolah, koordinasi dengan PLN untuk listrik, peningkatan infrastruktur jalan, dan pengembangan potensi pertanian dan perkebunan. (ADV-DPRD/Q)