Kaltimes.com – Susunan keanggotaan DPRD Kabupaten Kutai Timur periode 2024-2029 mencerminkan keberagaman etnis di daerah tersebut. Hal ini terlihat dari nama-nama anggota dewan yang didominasi oleh nama-nama khas daerah, mulai dari suku Dayak, Kutai, Bugis-Makassar, hingga Jawa.
Kajan Lahang yang memimpin Fraksi Nasdem dan Yosep Udau dari Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP) DPRD Kutai Timur. Keanggotaan Fraksi GAP merupakan representasi tokoh politik dari suku Dayak.
“Keberagaman ini adalah kekuatan DPRD Kutai Timur dalam menyerap aspirasi dari berbagai kelompok masyarakat. Kami dapat lebih memahami kebutuhan masing-masing komunitas,” ujar Yosep saat ditemui di kantornya, Jumat 15 November 2024.
Etnis Kutai yang menjadi penduduk asli daerah ini diwakili oleh Julfansyah dan Bahcok Riandi. Sementara itu, hadirnya nama-nama seperti Hasbollah dan Asti Mazar mencerminkan keterwakilan etnis Bugis-Makassar yang telah lama bermukim di Kutai Timur.
“Komposisi ini menunjukkan bahwa Kutai Timur adalah miniatur Indonesia yang menjunjung tinggi kebhinekaan. Perbedaan justru memperkaya wawasan kami dalam mengambil kebijakan,” jelas Muhammad Ali, anggota dewan yang merupakan putra daerah asli Sangkulirang.
Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Sayid Anjas menambahkan, keberagaman etnis ini diharapkan dapat mendorong kebijakan yang lebih inklusif dan memperhatikan kepentingan seluruh kelompok masyarakat.
Komposisi DPRD yang beragam ini menjadi modal penting bagi Kutai Timur dalam membangun harmoni sosial dan pembangunan yang berkeadilan.
“Setiap kebijakan yang kami ambil harus memberikan manfaat bagi semua kalangan tanpa membedakan latar belakang suku dan budaya,” tegas Sayid Anjas. (Q/Adv-DPRD)