Kaltimes.com – Usai melakukan peninjauan lapangan pada kelompok tani sayuran di RT 07 Kelurahan Maluhu, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri, menyerahkan bantuan alat gamelan jaranan kepada kelompok seni Turonggo Setho, serta alat olahraga kepada pengurus Karang Taruna Krida Mulya Kelurahan Maluhu.
Kegiatan tersebut digelar di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Maluhu Rabu (9/7/2025).
Dalam kegiatan itu, Bupati Kukar didampingi Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, Camat Tenggarong Sukono, dan Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro. Hadir pula Plt Kepala Diskominfo Kukar Solihin, Kabid Kepemudaan, Kewirausahaan, dan Kepramukaan Dispora Kukar Dery Wardhana, tokoh pemuda, masyarakat, serta tamu undangan lainnya.
Dalam event tersebut Bupati Kukar Aulia menyampaikan bahwa pemberian bantuan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan pengembangan potensi pemuda.
Diakui Aulia Rahman, kelompok-kelompok kesenian yang ada di Kelurahan Maluhu seperti Turonggo Setho, telah menunjukkan eksistensinya dalam melestarikan budaya lokal.
“Kami berharap peralatan-peralatan yang mereka gunakan dapat mendukung aktivitas mereka dengan baik agar kegiatannya semakin aktif dan produktif dalam berkarya,” harap Aulia Rahman.
Aulia Rahman juga menekankan pentingnya peran anak muda dalam menjaga budaya warisan leluhur.
Menurut Aulia Rahman, pelibatan generasi muda dalam kesenian tradisional seperti jaranan menunjukkan adanya pembangunan karakter dan identitas daerah.
“Ini menjadi salah satu upaya membangun karakter masyarakat di Kukar,” tambah Aulia Rahman.
Tak hanya bantuan alat gamelan dan olahraga, Pemkab Kukar juga menyerahkan bantuan pakan ikan kepada kelompok pembudidaya ikan (pokdakan) di Kelurahan Maluhu.
Selain itu juga diserahkan 1 unit videotron oleh Diskominfo Kukar untuk mendukung kegiatan informasi publik di kelurahan tersebut.
Lurah Maluhu Tri Joko Kuncoro mengapresiasi perhatian Pemkab Kukar terhadap perkembangan wilayahnya. Diharapkan seluruh bantuan yang diterima dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
“Untuk para penerima bantuan, kami berharap agar bantuan ini jangan hanya untuk satu kali pakai. Harus terus dilanjutkan, baik itu di bidang perikanan maupun pelestarian seni budaya,” pinta Tri Joko Kuncoro. (adv)