Kaltimes.com – Pengukuhan 43 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kutai Kartanegara (Kukar) tahun 2025 menjadi momen bersejarah bagi para pelajar terbaik dari 20 kecamatan. Acara yang digelar di Pendopo Odah Etam pada Jumat malam (15/8) tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Kukar, Aulia Rahman Basri, serta turut dihadiri Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani.
Sebanyak 22 putra dan 21 putri yang berhasil lolos seleksi resmi dikukuhkan dan akan mengemban tugas mulia mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2025 mendatang.
Di sela acara, Ahmad Yani menegaskan bahwa terpilihnya para anggota Paskibraka adalah simbol kepercayaan besar dari masyarakat Kukar. Ia menilai bahwa proses seleksi yang ketat hingga akhirnya menghasilkan 43 anggota terbaik merupakan bukti nyata bahwa generasi muda Kukar memiliki potensi luar biasa.
“Sebenarnya tugas negara ini belum tentu semua orang bisa melaksanakannya. Mereka ini adalah pilihan kita semua, pilihan masyarakat Kutai Kartanegara yang memang berprestasi,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut.
Menurut Ahmad Yani, setiap anggota Paskibraka tidak hanya membawa nama sekolah dan kecamatannya, tetapi juga mengemban tanggung jawab moral sebagai representasi daerah. Kepercayaan yang diberikan masyarakat, katanya, harus dijaga dengan dedikasi, kedisiplinan, dan semangat juang yang tinggi.
Lebih jauh, ia menekankan bahwa Paskibraka bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan bagian dari pembinaan karakter generasi muda. Melalui latihan fisik, mental, serta nilai kedisiplinan yang diterapkan, mereka ditempa menjadi calon pemimpin bangsa yang siap menghadapi tantangan di masa depan.
Ahmad Yani juga berharap agar semakin banyak kecamatan berpartisipasi aktif dalam mengirimkan wakilnya ke seleksi Paskibraka di tahun-tahun mendatang. Hal ini penting untuk menunjukkan bahwa setiap daerah memiliki kesempatan yang sama untuk melahirkan generasi berprestasi.
Acara pengukuhan yang berlangsung khidmat di Pendopo Odah Etam tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga dan sekolah para anggota Paskibraka, tetapi juga menjadi momentum bagi Kukar untuk menegaskan bahwa dukungan dan kepercayaan masyarakat adalah kunci dalam mencetak pemuda-pemudi unggul.(adv)