Sunscreen 2025: Azarine Kuasai Pasar, Wardah & Facetology Ketat Bersain

kaltimes.com
21 Jul 2025
Share

DI NEGARA tropis seperti Indonesia, sunscreen bukan lagi pelengkap, tapi kebutuhan harian. Di tengah cuaca panas dan paparan sinar UV yang terus mengintai, memilih sunscreen yang tepat bisa jadi perbedaan antara kulit sehat dan iritasi. Tak heran kalau produk pelindung matahari ini makin diburu.

Laporan dari Kompas mengungkap tren menarik dari platform e-commerce Shopee Indonesia selama kuartal I 2025. Data ini dikumpulkan dari toko resmi maupun non-resmi, dengan kriteria ketat. Hanya produk dengan rating minimal bintang empat yang dihitung. Artinya, daftar ini bukan cuma soal siapa yang paling laku, tapi juga siapa yang paling memuaskan konsumennya.

Azarine menempati posisi puncak sebagai merek sunscreen terlaris dengan pangsa pasar mencapai 9,40 persen. Produk unggulannya, Azarine Hydrasoothe Sunscreen Gel SPF 45, dikenal karena ringan, cepat meresap dan cocok untuk kulit berminyak. Harganya pun cukup terjangkau dengan sekitar Rp 60.000 hingga Rp 75.000. 

Wardah menempati posisi kedua dengan pangsa pasar 7,35 persen. Produk UV Shield Essential Sunscreen Gel SPF 30 banyak dipilih karena teksturnya ringan, tidak lengket, dan harganya terjangkau, sekitar Rp 30.000–Rp 45.000.

Di urutan ketiga, Facetology (7,32 persen) mencuri perhatian dengan desain kemasan kekinian. Salah satu varian Everyday Sunscreen SPF 50 PA++++ yang dibanderol di kisaran Rp 85.000–Rp 100.000. 

Disusul oleh Skin Aqua (5,63 persen) yang sudah lama jadi favorit dengan formula watery essence khas Jepang. Produk ini dihargai Rp 45.000–Rp 60.000. Tak ketinggalan, Skintific (5,27 persen) dengan 360° Protection Sunscreen SPF 50+ PA++++ yang booming di kalangan Gen Z karena teknologi proteksi bluelight. Skintific ini dibanderol Rp 80.000–Rp 100.000.

Posisi berikutnya diisi oleh Gloow&be (3,63 persen) dengan produk berbasis tone-up cream yang menyatu dengan kulit sawo matang, dijual sekitar Rp 70.000–Rp 90.000. Amaterasun (2,60 persen) unggul lewat tekstur gel dingin dan kemasan tube minimalis dengan harga Rp 80.000–Rp 95.000. 

Skin1004 (2,41 persen) asal Korea Selatan tetap bertahan lewat varian Centella Hyalu-Cica Water-Fit Sun Serum, dihargai sekitar Rp 110.000–Rp 130.000. Terakhir  Hanasui (2,24 persen) tetap diminati berkat harganya yang sangat terjangkau, yakni Rp 20.000–Rp 30.000, dengan hasil akhir yang natural. 

Dominasi Azarine di puncak daftar membuktikan bahwa produk lokal bisa unggul di tengah gempuran brand global. Tapi yang lebih menarik, konsumen kini makin cermat. Tidak hanya melihat harga, tapi juga kualitas dan kenyamanan pemakaian.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin