SMAN 10 Samarinda Terpilih Jadi Sekolah Garuda, Siap Cetak Generasi Sains Kaltim

kaltimes.com
24 Jun 2025
Share

Sumber foto: SMA Negeri 10 Samarinda 

DI BALIK nama yang gagah, Sekolah Garuda mengusung visi besar, yaitu mencetak generasi muda Indonesia yang unggul dalam sains dan teknologi sekaligus berjiwa inklusif. Sekolah ini bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo yang berada di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek). 

Sekolah ini bukan sekadar institusi pendidikan, melainkan gerakan transformasi yang meretas batas akses dan kualitas. Tujuannya, agar anak-anak dari Aceh hingga Papua punya peluang yang sama menuju perguruan tinggi terbaik dunia. 

Sekolah ini dirancang khusus berbasis STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics), dengan kurikulum dan ekosistem pembelajaran modern yang mendukung percepatan prestasi.Program ini memiliki dua skema, Sekolah Garuda Transformasi dan Sekolah Garuda Baru. Keduanya fokus mengembangkan talenta terbaik, terutama dari kalangan ekonomi menengah ke bawah. Harapannya Sekolah Garuda dapat melahirkan pemimpin cerdas yang peka sosial dan siap berkontribusi global.

Di Kalimantan Timur, SMAN 10 Samarinda terpilih menjadi salah satu dari 12 sekolah yang akan menjalani transformasi menjadi Sekolah Garuda pada 2025. Pemilihannya bukan tanpa alasan. Di antara banyak sekolah unggulan di Samarinda, SMAN 10 menonjol berkat ekosistem akademik yang sudah mapan, SDM guru yang berkualitas, serta rekam jejak prestasi siswa dalam bidang sains dan teknologi. 

Sekolah ini juga telah membuka akses yang luas bagi siswa dari latar belakang beragam, dan memiliki potensi kuat dalam pengembangan pembelajaran berbasis STEM. Dilansir dari halaman website Kemdiktisaintek, kementerian tersebut telah melakukan visitasi dan penilaian menyeluruh terhadap SMAN 10 Samarinda. Penilaian mencakup manajemen, kurikulum, dan kerja sama strategis sebelum sekolah ini ditetapkan sebagai kandidat utama transformasi. Dari Samarinda, sekolah ini diharapkan menjadi pusat gravitasi baru pengembangan talenta sains di Kalimantan.(SMAN 10 Samarinda Terpilih Menjadi Sekolah Garuda Transformasi di Kaltim, Kemdiktisaintek, 2025)

Selain SMAN 10 Samarinda, sebelas sekolah lainnya dari berbagai penjuru Indonesia juga dipilih dalam skema Sekolah Garuda Transformasi. Mereka adalah SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh, SMA Unggul Del di Sumatera Utara, MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir, SMAN Unggulan MH Thamrin Jakarta, SMA Cahaya Rancamaya Jawa Barat, SMA Pradita Dirgantara dan SMA Taruna Nusantara di Jawa Tengah, SMAN Banua di Kalimantan Selatan, MAN Insan Cendekia Gorontalo, SMAN Siwalima Ambon, dan SMA Averos di Papua Barat Daya. 

Keberagaman lokasi ini bukan kebetulan, tapi cerminan dari misi Sekolah Garuda, yaitu menghadirkan keunggulan pendidikan hingga ke pelosok. Masing-masing sekolah akan mendapatkan pembinaan terfokus, mulai dari peningkatan kapasitas guru dan kepala sekolah, pembimbingan siswa untuk masuk universitas ternama, hingga penguatan sistem penilaian agar bisa diterima di kampus luar negeri dengan beasiswa.

Sekolah Garuda bukan hanya tempat belajar, tapi ruang pengabdian. Siswa akan didorong untuk tidak hanya cakap akademik, tapi juga peka terhadap lingkungan sosial di sekitarnya. Seperti dilansir Detik, dalam skema baru di Soe, NTT, siswa belajar memecahkan persoalan overproduksi alpukat lokal. Dengan pendekatan ini, Sekolah Garuda membentuk insan muda yang bukan hanya cerdas, tapi juga kontributif kepada masyarakat.(12 Sekolah Garuda Transformasi Dimulai 2025, Ini Beda dengan Sekolah Garuda Baru, Detik, 2025)

Di tengah tantangan pendidikan nasional, kehadiran Sekolah Garuda adalah angin segar yang menjanjikan. Dari Samarinda hingga Ambon, dari Aceh hingga Papua Barat Daya, Indonesia sedang menata ulang cetak biru generasi masa depan. Generasi yang hanya mengejar prestasi akademik, tapi membangun SDM unggul yang siap bersaing dan mengabdi.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin