Separuh Perempuan Kaltim Bergerak, Tapi Ketimpangan Gender Masih Mengintai

kaltimes.com
15 Mei 2025
Share

SETENGAH langkah telah diambil, tapi jalan menuju kesetaraan belum benar-benar terbuka lebar. Di Kalimantan Timur, semakin banyak perempuan berperan aktif dalam ekonomi. Namun, ketimpangan gender masih tersembunyi di balik kemajuan tersebut.

Sepanjang 2024, Kalimantan Timur mencatat langkah maju dalam partisipasi perempuan di dunia kerja. Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan mencapai 49,07 persen, mendekati separuh dari total angkatan kerja di provinsi tersebut. Capaian ini menjadi sinyal positif bahwa perempuan semakin berperan dalam perekonomian daerah.

Di balik kabar baik itu, Indeks Ketimpangan Gender (IKG) Kalimantan Timur mengalami kenaikan dari 0,414 pada 2023 menjadi 0,441 pada 2024. Kenaikan ini dipengaruhi oleh penurunan capaian pada dua dari tiga dimensi utama IKG, yaitu kesehatan reproduksi dan pemberdayaan.

Peningkatan perempuan usia 15–49 tahun yang melahirkan anak pertama sebelum usia 20 tahun menurunkan capaian kesehatan reproduksi menurut berita Merdeka. Sementara itu, pada dimensi pemberdayaan, penurunan persentase perempuan di legislatif turut menyumbang kenaikan IKG .(Serapan Tenaga Kerja Perempuan Kaltim Tahan Lonjakan Ketimpangan Gender, Merdeka, 2025)

Meski demikian, peningkatan TPAK perempuan menunjukkan bahwa upaya untuk meningkatkan peran perempuan di sektor ekonomi mulai membuahkan hasil. Langkah ini penting untuk menahan laju ketimpangan gender agar tidak semakin melebar.

Untuk mencapai kesetaraan gender yang nyata, perlu pendekatan multisektoral, yaitu melibatkan berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, dan politik. Pendekatan ini memastikan perempuan mendapat akses yang lebih baik di semua aspek kehidupan. Hanya dengan demikian, kemajuan di satu dimensi tidak tertutupi oleh kemunduran di dimensi lainnya.

Kalimantan Timur telah menunjukkan bahwa perubahan positif mungkin terjadi. Kini, tantangannya adalah memastikan bahwa setiap langkah maju diikuti oleh langkah-langkah lain yang mendukung kesetaraan gender secara menyeluruh.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin