Kaltimes.com – Komposisi keanggotaan DPRD Kabupaten Kutai Timur periode 2024-2029 diwarnai kehadiran seorang doktor, dokter dan bidan. Keberadaan mereka diharapkan dapat memperkuat kelembagaan DPRD Kutai Timur. Ketiga anggota dewan ini tersebar di fraksi berbeda.
Pertama, Dr. Yusuf T. Silambi, MM, MBA tergabung di Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP) DPRD Kutai Timur sebagai anggota. Dia merupakan politikus PDI Perjuangan.
Kedua, politikus Partai Gerindra, dr. Novel Tyty Paembonan, M.Si. Novel sebelumnya berprofesi sebagai seorang dokter. Saat ini, dia tergabung dalam Fraksi Persatuan Indonesia Raya (PIR) DPRD Kutai Timur sebagai ketua.
Ketiga, Hj. Prayunita Utami, S.Tr.Keb., M.Kes dari Fraksi Nasdem. Politikus Partai Nasdem ini memiliki keahlian pada bidang kebidanan.
“Latar belakang medis yang kami miliki akan sangat membantu dalam mengawal kebijakan kesehatan di Kutai Timur. Kami dapat memberikan masukan teknis terkait program-program kesehatan yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Novel kepada wartawan saat ditemui di gedung DPRD Kutai Timur.
Hal senada juga disampaikan Prayunita. Ia menegaskan komitmennya mengawal program Kesehatan. “Sebagai bidan, saya akan fokus mengawasi program kesehatan ibu dan anak. Angka kematian ibu dan bayi harus ditekan melalui kebijakan yang tepat,” jelasnya.
Sedangkan Yusuf Silambi menambahkan kombinasi keahlian medis dan pengalaman politik yang dimiliki diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan di Kutai Timur.
Kehadiran dua tenaga kesehatan di DPRD Kutai Timur ini, kata Yusugf, menjadi angin segar bagi pengembangan sektor kesehatan di daerah tersebut. “Kami bertiga akan bersinergi mengawal program kesehatan agar tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat,” tegas Yusuf T Silambi. (Q/Adv-DPRD)