Kaltimes.com – Keterwakilan perempuan dalam fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Kutai Timur periode 2024-2029 menunjukkan peningkatan signifikan. Dari 40 anggota dewan dilantik 14 Agustus 2024, lima orang di antaranya “srikandi” parlemen. Keberadaan mereka mewakili kaum perempuan tersebar di sejumlah fraksi.
“Ini merupakan pencapaian positif dalam mendorong kesetaraan gender di ranah politik Kutai Timur,” ungkap Wakil Ketua II DPRD Kutai Timur, Prayunita Utami, dari Fraksi Partai Nasdem.
Selain Prayunita Utami, di Fraksi Nasdem juga terdapat nama Leny Susilawati Anggraini sebagai anggota. Sementara di Fraksi Golkar, ada nama Asti Mazar sebagai ketua dan Hasna sekretaris. Kemudian ada nama Muliana dari PAN tergabung dalam Fraksi Gelora Amanat Perjuangan (GAP).
Kehadiran anggota dewan perempuan ini diharapkan dapat membawa perspektif yang lebih beragam dalam pengambilan kebijakan, terutama terkait isu-isu yang menyangkut kepentingan perempuan dan anak.
“Kami berkomitmen untuk terus mendorong program-program yang berpihak pada kesejahteraan masyarakat, khususnya kaum perempuan,” tambah Prayunita.
Sementara itu, Leny mengatakan peningkatan keterwakilan perempuan ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam memenuhi kuota 30 persen keterwakilan perempuan di lembaga legislatif, meski masih perlu ditingkatkan di masa mendatang.
Politikus Nasdem ini optimistis peningkatan keterwakilan perempuan dalam DPRD Kutai Timur bakal melonjak di periode sebelumnya. Hal ini menurutnya dilatarbelakangi adanya kesadaran politik dari perempuan di Kutai Timur saat ini. Terlebih menurutnya saat ini, banyak juga perempuan perempuan yang telah mendapatedukasi politik yang baik.
“Seperti di Nasdem, kader partai dalam hal ini perempuan juga mendapatkan porsi yang sama dalam berbagai hal. Ini adalah kesempatan dan peluang yang baik,” tegasnya. (Q/Adv-DPRD)