Kaltimes.com – Di tengah hiruk-pikuk dunia politik, sosok Asti Mazar bersinar sebagai Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Kutai Timur. Wanita yang akrab disapa Bunda Asti ini dikenal bukan hanya karena kepiawaiannya dalam berpolitik, tetapi juga karena kepribadiannya yang ramah dan humoris.
Lahir pada 11 September 1985 di Balikpapan, Asti adalah anak bungsu dari empat bersaudara pasangan Alimuddin Pallawa dan Hajah Agustinah. Dengan latar belakang keluarga sederhana yang mengelola beberapa toko sembako, Asti telah menunjukkan bahwa asal-usul bukanlah penghalang untuk mencapai kesuksesan. “Saya dari keluarga sederhana. Usaha orang tua mempunyai beberapa toko sembako yang berada di Balikpapan,” kenang Asti saat diwawancarai di rumah jabatannya.
Meskipun berasal dari latar belakang sederhana, Asti Mazar telah membuktikan diri sebagai politisi yang berwibawa dan berkomitmen. Setelah menyelesaikan pendidikan di SMK Negeri 2 Balikpapan pada 2003, ia melanjutkan studinya di Diploma Betagama School of Business dengan jurusan sekretaris, lulus pada 2005. Keputusannya untuk terjun ke dunia politik dimulai di usia 23 tahun, didorong oleh mertuanya dan dukungan keluarga.
Di tengah karier politiknya yang menjanjikan, Asti tetap mempertahankan sikap yang hangat dan menyenangkan. “Menjadi seorang politisi tidak hanya tentang membuat keputusan, tetapi juga tentang membangun hubungan yang baik dengan masyarakat,” ujar Asti, menegaskan komitmennya untuk melayani rakyat dengan cara yang penuh empati dan kehangatan.
Sebagai Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar tidak hanya mengandalkan keterampilan politiknya, tetapi juga kepribadiannya yang menyenangkan. Ia dikenal memiliki kemampuan untuk menghubungkan dengan masyarakat dengan cara yang menyenangkan dan penuh perhatian. “Saya sangat bersyukur kepada Allah, sudah memiliki orang tua, suami, dan keluarga yang banyak support saya, juga masyarakat yang mendoakan saya hingga sekarang,” kata Asti dengan penuh rasa syukur. (Adv-DPRD/One)