Anggota DPRD Kutai Timur Dorong Pemkab Prioritaskan Program Penurunan Stunting

kaltimes.com
17 Mei 2024
Share
Wakil Ketua I DPRD Kutai Timur, Asti Mazar.

Kaltimes.com – Asti Mazar, Wakil Ketua DPRD Kutai Timur, mendorong Pemerintah Kabupaten Kutai Timur untuk memprioritaskan program penurunan angka stunting. Hal ini disampaikan menyusul masih tingginya angka prevalensi stunting di daerah tersebut.

Asti Mazar, politisi dari Partai Golkar, menekankan pentingnya menempatkan penanganan stunting sebagai program prioritas Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, hal ini sejalan dengan target Pemerintah Pusat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024 untuk menurunkan prevalensi stunting hingga 14 persen.

“Nah, Ini kembali ke Pemerintah Kabupaten Kutai Timur kira-kira dengan tenggat waktu yang ada bisa *nggak* kita mencapai target itu [14 persen]. Kalau saya ditanya, pasti optimistis. Selagi ada kemauan, pasti ada jalan,” ujar Asti kepada wartawan.

Asti berpendapat bahwa dengan anggaran yang cukup besar, Pemkab Kutai Timur seharusnya dapat mengalokasikan lebih banyak dana untuk program pencegahan dan penanggulangan stunting. Ia menegaskan dukungan DPRD terhadap upaya pemerintah dalam menekan angka stunting.

“Kembali lagi, semua itu tergantung dari niat ya. Kami di DPRD tentu akan terus mendorong Pemerintah Kabupaten untuk gencar melakukan upaya dan langkah kebijakan untuk terus menekan angka stunting agar bisa menurun. Bahkan kalau bisa sampai nol, termasuk saat membahas anggaran. Yang pasti, kita pasti *support*. Tidak hanya berkaitan dengan stunting, tapi semua program yang dicanangkan oleh Pemerintah Daerah,” ungkap Asti Mazar.

Dengan anggaran mencapai Rp 9,1 triliun di tahun 2024, Asti berharap dana tersebut dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, termasuk dalam upaya menurunkan angka stunting. Asti meyakini bahwa dengan koordinasi yang baik antar unsur terkait, target penurunan angka stunting di Kutai Timur dapat tercapai.

“Nah, tinggal bagaimana Pemerintah Kabupaten Kutai Timur bersama unsur terkait bisa berkoordinasi dengan baik, dan saya yakin itu bisa,” tambahnya. Asti meyakini bahwa dengan koordinasi yang baik antar unsur terkait, target penurunan angka stunting di Kutai Timur dapat tercapai. (Adv-DPRD/Q)