Kaltimes.com – Siswa di SDN 005 Tenggarong, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, dihadapkan pada tantangan asesmen akhir berbasis komputer (ANBK).
Untuk membantu mereka menghadapi ujian tersebut, mereka diberikan bantuan berupa Chromebook, sebuah laptop yang menggunakan sistem operasi Chrome OS dari Google.
Chromebook adalah laptop yang memungkinkan pengguna untuk mengakses berbagai aplikasi dan layanan secara online, tanpa perlu menginstal program atau menyimpan data di dalamnya.
Chromebook sangat cocok untuk ujian ANBK, karena siswa bisa langsung mengakses soal-soal ujian yang disediakan oleh pihak sekolah.
“Chromebook itu tidak boleh dibawa pulang, hanya digunakan di sekolah dan gurunya punya sendiri. Jadi yang ada itu khusus untuk anak-anak,” kata Guru SDN 005 Tenggarong, Leni Ermawati, Jumat (24/11/2023).
Leni menjelaskan, Chromebook belum digunakan untuk pembelajaran sehari-hari, tetapi hanya untuk ujian ANBK dan simulasi.
“Ada ruangan khusus untuk anak-anaknya ujian ANBK, jadi tidak mengganggu ke ruang lain,” ujarnya.
Leni mengungkapkan, jumlah Chromebook yang ada di sekolahnya cukup untuk dua ruang kelas, yang masing-masing berisi 20 siswa.
“Alhamdulillah untuk dua ruang kelas cukup, dan kendalanya paling cuma jaringan internet,” katanya.
Leni mengatakan, gurunya sudah terbiasa menggunakan komputer, sehingga tidak kesulitan mengoperasikan Chromebook.
“Untuk operatornya sendiri Alhamdulillah gurunya itu bisa komputer semua, dan guru-gurunya membimbing anak-anak untuk menggunakannya,” tuturnya.
Leni berharap, chromebook bisa membantu siswanya meningkatkan hasil ujian ANBK, yang merupakan salah satu syarat kelulusan.
“Semoga dengan chromebook ini, anak-anak bisa lebih mudah dan nyaman dalam mengerjakan ujian dan hasilnya juga bisa lebih baik,” pungkasnya. (Hms/Adv)