Karier Jadi Prioritas Utama Anak Muda Indonesia

kaltimes.com
7 Sep 2025
Share

SETIAP pagi, kafe, kantor, hingga ruang belajar penuh dengan anak muda. Laptop terbuka, kopi tersaji di samping, dan semangat mengejar masa depan seakan tak pernah padam.

Setiap orang menetapkan tujuan dan prioritas dalam hidup. Di tengah ketidakpastian nasional dan perubahan gaya hidup, generasi muda menapaki arah yang berbeda dibanding generasi sebelumnya.

Survei Indonesia Millennial and Gen Z Report 2026 oleh IDN Research Institute, penelitian ini melibatkan 946 responden Milenial dan 903 responden Gen Z pada 7–13 April 2025. Responden berasal dari latar pendidikan dan pekerjaan beragam. Survei tersebut memberi gambaran menyeluruh tentang prioritas anak muda Indonesia.

Karier menempati posisi teratas. Sebanyak 30 persen Milenial dan 35 persen Gen Z memilih karier sebagai tujuan hidup utama. Mereka mengejar karier bukan hanya demi gaji, tetapi juga demi nilai, peran, dan kontribusi bagi masyarakat.

Hubungan menjadi prioritas kedua. Sebanyak 31 persen Milenial dan 21 persen Gen Z menganggap hubungan sebagai hal penting. Hubungan ini mencakup keluarga, sahabat, pasangan, dan rekan kerja. Anak muda percaya, hubungan yang sehat mampu meningkatkan kualitas hidup, kesehatan, dan produktivitas.

Keseimbangan hidup juga masuk daftar utama. Meski ambisi karier tinggi, mereka tetap menjaga waktu untuk keluarga, hobi, dan kehidupan pribadi. Anak muda menilai hidup bermakna jauh lebih penting daripada sekadar rutinitas kerja.

Selain itu, perkembangan pribadi, gaya hidup, dan kontribusi sosial tetap menjadi prioritas. Milenial dan Gen Z mendambakan hidup yang berarti, baik untuk diri sendiri maupun untuk orang lain.

Temuan ini memberi tantangan besar bagi Indonesia. Generasi muda menuntut stabilitas kerja, lingkungan sosial yang sehat, kesempatan berkembang, dan ruang untuk berkontribusi nyata.

Kini, prioritas mereka tidak hanya menyangkut hari ini, tetapi juga masa depan bangsa yang mereka jalani bersama. (*)


Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin