Senam Geser Lari Jadi Olahraga Favorit Publik Indonesia 2024

kaltimes.com
31 Agu 2025
Share

SUASANA lapangan terbuka kerap menampilkan musik riang dan gerakan serentak. Dari kota besar sampai desa kecil, banyak orang memilih senam sebagai olahraga harian.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kesadaran publik Indonesia terhadap olahraga terus meningkat. Dalam laporan Statistik Sosial Budaya 2024, sebanyak 37,16 persen warga berolahraga dalam sepekan sebelum survei.

Dari sekian banyak pilihan, senam menempati urutan pertama. Sebanyak 36,04 persen warga usia di atas lima tahun rutin melakukan senam setidaknya sekali seminggu.

Popularitas ini tumbuh karena senam bisa dilakukan di ruang terbuka maupun tertutup, tidak membutuhkan peralatan mahal, serta cocok untuk segala usia. Selain itu, musik pengiring dan gerakan berkelompok membuat aktivitas ini terasa lebih menyenangkan.

Lari dan jalan kaki kini turun ke posisi kedua dengan 33,75 persen. Angka ini merosot dari 41,54 persen pada laporan 2021, ketika lari/jalan masih menjadi olahraga terpopuler di Indonesia. Meski praktis, sebagian orang menilai lari lebih melelahkan dan cenderung dilakukan sendirian, sehingga kalah menarik dibanding senam yang lebih interaktif.

Sepak bola dan futsal tidak mendominasi. Hanya 12,37 persen warga rutin memilih olahraga ini setiap minggu. Olahraga beregu ini membutuhkan lapangan luas, tim lengkap, dan waktu khusus, sehingga tidak sepraktis senam.

Dua cabang lain, voli dan bulu tangkis, juga masuk lima besar. Sebanyak 5,43 persen warga menyukai voli, sementara 3,27 persen lebih memilih bulu tangkis.
Selain itu, 9,13 persen warga memilih kategori olahraga lain. Mereka bersepeda, berenang, berlatih bela diri, atau bermain tenis meja.

Tren ini memperlihatkan keunggulan senam. Mudah diikuti, murah, inklusif, sekaligus mampu menghadirkan suasana sosial yang kuat. Faktor inilah yang membuat senam menggeser lari dari posisi puncak dalam daftar olahraga favorit publik Indonesia.

Perubahan tren ini memperlihatkan olahraga berkelompok ringan makin digemari. Banyak orang menjatuhkan pilihan pada senam karena sederhana, murah, dan bisa dilakukan bersama tanpa fasilitas khusus. (*)


Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin