Kaltimes.com – Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke SD Negeri 011 Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu, pada Kamis (16/8/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi IV, Sri Muryani, yang didampingi dua rekannya, yakni Mohammad Jamhari dan Muhammad Idham.
Dalam peninjauan tersebut, para legislator menyaksikan langsung kondisi memprihatinkan bangunan sekolah. Beberapa ruang kelas terlihat mengalami kerusakan cukup parah, di antaranya atap yang bocor, dinding yang retak, serta lantai yang berlubang. Meski demikian, tercatat 54 siswa bersama 9 tenaga pengajar tetap bersemangat melaksanakan proses belajar mengajar di sekolah tersebut.
Sri Muryani memberikan apresiasi atas semangat para siswa dan guru yang tetap konsisten menjalani kegiatan belajar mengajar di tengah keterbatasan sarana. Namun, ia menegaskan bahwa kerusakan fisik sekolah tidak boleh terus dibiarkan begitu saja.
“Pendidikan adalah pelayanan dasar. Sekolah ini harus menjadi prioritas perbaikan,” ujarnya saat.
Sri menuturkan bahwa Komisi IV DPRD Kukar telah mencatat sejumlah kebutuhan mendesak yang harus segera ditangani. Hal tersebut mencakup perbaikan atap sekolah, penggantian jendela, hingga penguatan struktur bangunan yang sudah lapuk dimakan waktu. Menurutnya, kondisi semacam ini bukan hanya mengganggu kenyamanan belajar, tetapi juga berpotensi membahayakan keselamatan siswa dan guru.
Oleh sebab itu, pihaknya mendesak agar Dinas Pendidikan segera mengambil langkah cepat. Alokasi anggaran perbaikan diharapkan bisa dimasukkan melalui APBD perubahan atau program khusus yang memang ditujukan untuk revitalisasi sekolah.
“Tidak ada alasan menunda, apalagi menjelang tahun ajaran baru,” tegasnya.
Dengan desakan ini, DPRD Kukar berharap pemerintah daerah bisa lebih tanggap terhadap kondisi fasilitas pendidikan, terutama di wilayah pedesaan. Perbaikan SDN 011 Jembayan menjadi penting agar para siswa mendapatkan lingkungan belajar yang lebih layak dan aman.(adv)