Reses Johansyah di Desa Tani Bhakti, Warga Harapkan Percepatan Pembangunan Samboja Barat

kaltimes.com
8 Agu 2025
Share
Reses Johansyah di Desa Tani Bhakti, Warga Harapkan Percepatan Pembangunan Samboja Barat

Kaltimes.com – Reses Tahap II Masa Sidang III Tahun 2025 yang dilakukan anggota DPRD Kutai Kartanegara, Johansyah, SE., M.Si., berlangsung meriah di Desa Tani Bhakti, Kecamatan Samboja Barat. Kehadiran Johansyah disambut antusias oleh ratusan warga yang hadir untuk menyampaikan aspirasi mereka, mulai dari perbaikan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, hingga sarana pertanian yang lebih memadai.

Kepala Desa Tani Bhakti, Masidi Abdul Rasyied, S.Pd.I., menilai kunjungan Johansyah menjadi bukti nyata bahwa suara masyarakat diperhatikan.

“Kehadiran beliau menunjukkan bahwa aspirasi warga kami didengar. Mengingat wilayah kami baru saja menjadi ibu kota Kecamatan Samboja Barat, tentu dibutuhkan percepatan pembangunan,” ungkapnya.

Desa Tani Bhakti dikenal sebagai salah satu lumbung pangan dan penghasil komoditas perkebunan di Samboja Barat. Potensi ini terlihat dari sektor pertanian dan perkebunan yang cukup dominan, khususnya kelapa sawit, karet, serta tanaman hortikultura. Selain itu, sebagian masyarakat juga bergantung pada usaha perdagangan hasil bumi dan jasa pendukung pertanian.

Ketua RT 06, Ahmad Nur, menyampaikan aspirasi warganya yang menekankan pentingnya alat pertanian dan sarana penunjang perkebunan. Ia menegaskan, kebutuhan tersebut sangat mendesak karena sebagian besar masyarakat menggantungkan ekonomi keluarga pada sektor ini.

Menjawab hal itu, Johansyah memastikan dirinya siap memperjuangkan kepentingan masyarakat di DPRD.

“Desa Tani Bhakti adalah wilayah dengan potensi besar. Saya siap mengawal aspirasi warga hingga terealisasi,” tegasnya.

Reses yang berlangsung interaktif ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat hubungan antara warga dengan wakil rakyat. Melalui komunikasi terbuka, Johansyah berharap seluruh kebutuhan masyarakat dapat terakomodasi secara bertahap. Dengan status Desa Tani Bhakti sebagai pusat kecamatan, percepatan pembangunan dinilai penting untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi Samboja Barat.(adv)