Ahmad Yani Dorong Penguatan SDM sebagai Kunci Pembangunan di Kukar dan Wajo

kaltimes.com
15 Jul 2025
Share
Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani Terima Beras Produk Wajo

Kaltimes.com – Kunjungan kerja Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bersama DPRD Kukar dan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura XXI, H. Adji Muhammad Arifin, M.Si., ke Kabupaten Wajo pada Selasa, 15 Juli 2025, menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, menjalin kerja sama pembangunan, sekaligus menggali kembali nilai sejarah yang mengikat dua daerah.

Ketua DPRD Kukar, H. Ahmad Yani, S.T., memanfaatkan kesempatan ini untuk menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, meski hubungan Kutai dan Wajo memiliki sejarah perjuangan yang heroik, tantangan masa kini menuntut strategi pembangunan yang berbeda.

“Kunjungan ini bukan hanya silaturahmi biasa, tetapi mengandung nilai historis yang luar biasa. Ini jarang bisa terjadi. Kita belajar bahwa hubungan Kutai Kartanegara dan Wajo sangat erat, bahkan Sultan Aji Muhammad Idris, Raja Kutai Kartanegara pada masa itu, gugur sebagai pahlawan nasional di Wajo saat membantu mertuanya melawan Belanda,” ujarnya.

Ahmad Yani menambahkan, semangat perjuangan para leluhur harus menjadi inspirasi dalam menghadapi tantangan pembangunan modern. Jika dulu perjuangan dilakukan di medan perang, kini perjuangan dilakukan melalui penguatan SDM, inovasi, dan pengembangan sektor unggulan daerah.

“Saat ini kita tidak lagi berperang melawan penjajah, tapi bagaimana memperkuat SDM dan mengembangkan nilai tambah komoditas unggulan seperti pertanian, perikanan, dan pariwisata untuk pembangunan nasional yang inklusif,” tegasnya.

Ia menilai bahwa kerja sama lintas daerah seperti yang dilakukan dengan Kabupaten Wajo akan menjadi katalisator dalam membangun kapasitas SDM di berbagai bidang. Pertukaran pengetahuan, pelatihan, dan inovasi teknologi di sektor pertanian maupun pariwisata dinilai mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

Selain itu, Ahmad Yani juga menggarisbawahi pentingnya hilirisasi produk unggulan daerah untuk meningkatkan daya saing. Ia meyakini bahwa investasi pada penguatan SDM akan menghasilkan manfaat jangka panjang yang lebih besar dibandingkan hanya mengandalkan potensi sumber daya alam.

Dengan semangat persaudaraan yang telah terjalin sejak masa kerajaan, Ahmad Yani berharap hubungan erat antara Kukar dan Wajo menjadi teladan bagi daerah lain dalam menggabungkan nilai sejarah dengan visi pembangunan masa depan.

“Penguatan SDM adalah senjata kita hari ini. Dengan SDM yang unggul, kita bisa membangun daerah yang maju, mandiri, dan berdaya saing,” pungkasnya.(adv)