Usia Produktif Masih Dominan, Indonesia Nikmati Bonus Demografi 2024

kaltimes.com
9 Agu 2025
Share

SUASANA KOTA tak lagi didominasi suara anak kecil. Semakin banyak lansia berjalan perlahan, menandai perubahan zaman yang nyata.

Badan Pusat Statistik (BPS) 2024 mencatat, penduduk Indonesia berusia 60 tahun ke atas pada 2024 mencapai 11,78%. Jumlah ini setara dengan 33,4 juta jiwa dari total 283,5 juta penduduk. Meski tren penuaan meningkat, struktur usia produktif masih kuat.

Kelompok usia 15–34 tahun mencakup 31,36 persen penduduk. Usia 35–59 tahun menempati 33,26 persen Artinya, sekitar 64 persen warga Indonesia masih berada dalam usia kerja.

Komposisi ini disebut sebagai bonus demografi. Artinya, jumlah penduduk usia kerja lebih besar dibanding usia non-produktif seperti anak-anak dan lansia. Situasi ini jadi peluang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama di tengah era digital dan persaingan global.

Fenomena ini sekaligus menegaskan bahwa Indonesia berada di titik krusial: bagaimana memaksimalkan potensi generasi muda melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan kualitas pendidikan, serta inovasi di sektor produktif. Jika dikelola dengan strategi yang tepat, puncak bonus demografi yang diproyeksikan terjadi pada dekade ini dapat menjadi motor penggerak ekonomi nasional.

Selama produktivitas terjaga dan kebijakan tepat sasaran, bonus demografi bisa jadi kekuatan. Jika gagal dimanfaatkan, potensi itu bisa berubah menjadi beban. Saatnya bertindak sekarang.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin