Jalan Pesisir Betonisasi, Tapi Program Besar Belum Tuntas

kaltimes.com
1 Des 2024
Share
Anggota DPRD Kutai Timur, Yosep Udau. (Istimewa)

Kaltimes.com – Pemerintah daerah terus berupaya untuk memperbaiki infrastruktur di wilayah Kutai Timur, salah satunya dengan merealisasikan betonisasi jalan yang menghubungkan desa-desa hingga hampir mencapai pesisir.

Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan aksesibilitas dan mendukung pertumbuhan ekonomi lokal. Namun, meskipun sejumlah infrastruktur sudah terealisasi, masih ada beberapa program besar yang belum selesai. Hal itu diungkapkan Anggota Komisi B (Bidang Ekonomi Keuangan) DPRD Kutai Timur, Yosep Udau kepada wartawan.

Dikemukakan pula proyek betonisasi jalan yang dilakukan hingga hampir ke pesisir adalah contoh nyata dari hasil reses dan Musrenbang.

“Betonisasi jalan hampir mencapai pesisir, tapi masih ada bagian yang belum selesai. Ini adalah salah satu program besar yang terus kita dorong agar segera terselesaikan demi kemajuan daerah,” ujar Yosep kepada wartawan.

Betonisasi ini diharapkan bisa memperlancar transportasi barang dan orang, sekaligus membuka akses yang lebih baik bagi warga yang tinggal di pesisir.

Namun, masih banyak kendala yang dihadapi, terutama terkait dengan pendanaan dan pengerjaan lanjutan. Program ini masih memerlukan perhatian lebih, terutama agar pembangunan tidak terhambat di tengah jalan.

Anggota Komisi C (Bidang Pembangunan) DPRD Kutai Timur, Novel Tyty Pembonan menambahkan meski jalan menuju pesisir sudah mulai diperbaiki, tapi masih ada banyak kebutuhan infrastruktur lainnya yang harus segera dituntaskan.

Infrastruktur dasar seperti air bersih dan listrik juga menjadi prioritas utama yang harus diperhatikan agar masyarakat dapat merasakan manfaat secara maksimal.

Pemerintah daerah dan DPRD Kutai Timur berkomitmen untuk terus memantau pelaksanaan proyek-proyek ini, mengingat pentingnya peran infrastruktur dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Meskipun sudah ada kemajuan, tapi masih ada banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan untuk memastikan aksesibilitas dan kualitas hidup warga semakin baik di masa depan,” papar Novel. (Adv-DPRD/Ty)