Cepat, Fleksibel, dan Praktis: Alasan Warga Jakarta Pilih Ojek Online

kaltimes.com
25 Jun 2025
Share

Sejak kemunculannya, ojek dan taksi berbasis aplikasi telah mengubah wajah transportasi perkotaan. Kepraktisan menjadi kunci utama. Tanpa perlu antre atau menunggu lama di halte, pengguna cukup memesan lewat ponsel dan kendaraan datang langsung ke lokasi. Dari satu aplikasi, mereka bisa memilih layanan motor atau mobil, menyesuaikan waktu dan kebutuhan, tanpa harus pusing soal jadwal atau rute tetap seperti transportasi umum konvensional.

Transformasi ini terlihat jelas dalam survei yang dilakukan Litbang Kompas pada 14–28 Maret 2025. Survei ini melibatkan 1.100 responden warga Jabodetabek melalui wawancara tatap muka. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas masyarakat kini menjadikan ojek dan taksi online sebagai pilihan utama, mengungguli moda lain seperti KRL, Transjakarta, maupun kendaraan pribadi. Dominasi ini tak lepas dari kenyamanan dan fleksibilitas yang ditawarkan oleh layanan daring tersebut.(Ojek dan Taksi ”Online” Menjadi Tulang Punggung Transportasi Jakarta, Kompas, 2025)

Alasan paling umum warga memilih transportasi online adalah karena waktu tempuhnya yang cepat, disebut oleh 35,4 persen responden. Faktor lainnya adalah keberadaan diskon atau promo (25 persen), fleksibilitas waktu dan tujuan (23,7 persen), serta kemudahan pemesanan melalui aplikasi (21,5 persen). 

Aksesibilitas juga menjadi nilai tambah. 20,9 persen menganggap layanan ini mudah dijangkau dari mana saja. Di samping itu, harga yang dianggap terjangkau (19,4 persen) dan waktu tunggu yang lebih cepat (19,1 persen) turut memperkuat daya tariknya. 

Kemudahan penggunaan aplikasi (11,9 persen), beragam metode pembayaran (9,2 persen), dan ketiadaan moda umum yang sesuai (8,6 persen) turut memperkuat daya tarik layanan ini. Ketiga alasan itu menegaskan bahwa transportasi online kini menjadi solusi yang paling dipilih masyarakat.

Fenomena ini menjadi bukti bahwa teknologi telah mengubah cara masyarakat bergerak di tengah kota yang padat. Ojek dan taksi online bukan lagi sekadar alternatif, melainkan kebutuhan utama yang telah mengakar dalam keseharian warga. Di tengah dinamika perkotaan, moda ini hadir bukan hanya sebagai kendaraan, tapi sebagai simbol adaptasi zaman.(*)

Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin