BAGI banyak anak Indonesia, nama Majalah Bobo bukan sekadar bacaan. Bobo telah menjadi bagian dari masa kecil yang hangat dan penuh imajinasi. Dari Bona-Rongrong hingga kuis seru, Bobo tak sekadar hiburan, tapi juga menumbuhkan rasa ingin tahu dan cinta membaca. Meski kini zaman telah berubah, banyak orang dewasa tetap menyimpan kenangan manis bersama majalah ini.
Dilansir dari Bobo.id, majalah Bobo pertama kali terbit pada tahun 1973. Sejak saat itu menjadi ikon bacaan anak-anak di Indonesia. Di tengah gempuran media digital, Bobo tetap bertahan dan terus berinovasi. Kini, edisi terbarunya bisa dibeli dengan mudah lewat berbagai platform online maupun kios terdekat.
Bagi para kolektor, edisi-edisi jadul Bobo masih banyak dicari dan diperjualbelikan di berbagai toko barang bekas atau platform koleksi daring. Selain itu, tersedia pula layanan langganan resmi dari Bobo yang memudahkan pembaca untuk terus mengikuti terbitan rutin tanpa harus mencari satu per satu.(Sejarah Majalah Bobo dan Perkembangannya, Sudah Ada Sejak 50 Tahun Lalu – Semua Halaman, Bobo, 2023)
Soal harga, majalah Bobo edisi terbaru umumnya dijual dengan harga sekitar Rp 35.000 per eksemplar, berdasarkan pantauan di Tokopedia. Sementara itu, edisi lama atau majalah Bobo jadul memiliki rentang harga yang lebih bervariasi, tergantung pada kondisi fisik dan tahun terbit. Harganya bisa mulai dari Rp 15.000 dan mencapai hingga Rp 95.000 atau lebih, terutama untuk edisi yang langka atau masih terawat dengan baik.
Paket bundling majalah, seperti enam majalah dengan judul berbeda, kadang dijual dengan harga sekitar Rp 32.000. Khusus untuk edisi spesial ulang tahun ke-50, harga bisa menembus kisaran Rp 73.500 hingga Rp 75.000, tergantung tempat dan kondisi majalah.

Majalah Bobo adalah bukti bahwa media cetak untuk anak-anak masih punya tempat di hati masyarakat Indonesia. Di tengah era digital, ia tetap hadir sebagai jembatan nostalgia sekaligus sumber bacaan berkualitas untuk generasi baru. Membaca Bobo bukan sekadar mengisi waktu, tapi juga merawat kenangan dan menumbuhkan minat literasi sejak dini.(*)
Penulis: Dwi Lena Irawati
Editor: Amin